linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kunjungan Wisata Anyer dan Carita Tetap Ramai
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kunjungan Wisata Anyer dan Carita Tetap Ramai
News

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kunjungan Wisata Anyer dan Carita Tetap Ramai

Andra
13 Juli 2026
Share
waktu baca 4 menit
Gunung Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau siaga, wisata di Anyer tetap ramai
SHARE

SERANG, LINIMASSA.ID – Peningkatan status Gunung Anak Krakatau (GAK) menjadi Level III atau Siaga belum memengaruhi aktivitas pariwisata di kawasan Pantai Anyer dan Carita.

Hingga beberapa hari terakhir, objek wisata di pesisir Kabupaten Serang dan Pandeglang masih dipadati wisatawan, baik rombongan maupun pengunjung individu dari berbagai daerah.

Pengamat Gunung Api PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Anggi Nuryo Saputro, menjelaskan bahwa kondisi Gunung Anak Krakatau saat ini tidak sama dengan situasi menjelang bencana tsunami Selat Sunda pada 2018.

Ia mengungkapkan, hasil kajian menunjukkan tinggi Gunung Anak Krakatau kini sekitar 158 meter di atas permukaan laut (mdpl). Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan sebelum longsoran besar pada 2018 yang mencapai sekitar 337 mdpl.

“Kalau berdasarkan kajian para ahli, potensinya berbeda dengan tahun 2018. Dulu tinggi Gunung Anak Krakatau sekitar 337 mdpl, sedangkan sekarang 158 mdpl, sehingga kondisinya tidak sama. Namun, masyarakat tetap harus mematuhi rekomendasi PVMBG,” ujar Anggi, Senin 13 Juli 2026.

Anggi juga menegaskan, selama Gunung Anak Krakatau dipantau, status aktivitasnya belum pernah mencapai Level IV atau Awas, termasuk ketika terjadi longsoran tubuh gunung yang memicu tsunami Selat Sunda pada Desember 2018.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak menyimpulkan tingkat bahaya hanya berdasarkan peristiwa masa lalu, melainkan selalu mengacu pada informasi dan rekomendasi resmi yang disampaikan pemerintah.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tak Pengaruhi Wisatawan

Status siaga Gunung Anak Krakatau, tak pengaruhi keinginan wisatawan untuk berlibur. Di kawasan Pantai Bandulu menunjukkan aktivitas wisata berlangsung normal.

Salah seorang wisatawan asal Bekasi, Abdul Malik (42), mengaku tetap mengikuti agenda liburan bersama sekitar 30 peserta dari Universitas Pancasila yang telah direncanakan sejak sebulan lalu.

“Perjalanannya menyenangkan dan suasana pantainya juga bagus. Saya lihat kondisinya masih aman, belum ada masalah apa-apa,” katanya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Hal serupa disampaikan Marlian (39), warga Tajur Halang, Parung, Kabupaten Bogor. Bersama 28 anggota komunitas senam, ia tetap berwisata ke kawasan Anyer karena menilai situasi masih aman.

“Kami tetap berangkat karena informasinya aman. Tadi bahkan sempat naik perahu ke tengah laut dan semuanya berjalan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, di Pantai Pandan, Carita, Jonelisa (18), pelajar asal Nabire, Papua Tengah, yang kini menempuh pendidikan di Tangerang, juga memutuskan tetap menikmati liburan bersama keluarganya.

“Saya tahu informasi Gunung Anak Krakatau dari media sosial. Tapi setelah melihat masih banyak wisatawan yang berlibur ke Carita, kami tetap datang untuk menikmati liburan,” tuturnya.

Tingginya jumlah wisatawan juga dirasakan para pelaku usaha di kawasan Pantai Bandulu. Petugas penjualan tiket sekaligus penyewaan saung, Maria Ulfah, mengatakan hingga siang hari sedikitnya 10 bus rombongan dan sekitar 15 kendaraan pribadi telah memasuki kawasan wisata tersebut.

Menurutnya, pada akhir pekan jumlah kunjungan biasanya meningkat hingga mencapai sekitar 30 sampai 50 bus rombongan, ditambah puluhan kendaraan pribadi.

“Pengunjung tetap ramai. Penyewaan saung juga tetap berjalan seperti biasa dan sampai sekarang peningkatan status Gunung Anak Krakatau tidak berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan,” ujarnya.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

Desa di Pandeglang
5 Desa di Pandeglang Dilanda Kekeringan, BPBDPK Salurkan Bantuan Air Bersih
News
Gunung Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, BMKG Awasi Potensi Tsunami Nontektonik di Selat Sunda
News
Gunung Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, BPBD Banten Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana
News
Pelebaran Jalan Bojonegara
Pelebaran Jalan Bojonegara–Serdang Diperkirakan Menelan Biaya Konstruksi Rp250 Miliar
News
THM di Kota Serang
THM di Kota Serang Membandel, Masih Layani Pengunjung Meski Sudah Ditutup
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan