linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Google Umumkan PHK Massal untuk Efisiensi Operasional
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Bisnis > Google Umumkan PHK Massal untuk Efisiensi Operasional
Bisnis

Google Umumkan PHK Massal untuk Efisiensi Operasional

Arief 13 Januari 2024
Share
waktu baca 2 menit
Google PHK Massal Dampak Dari AI
Google PHK Massal Dampak Dari AI
SHARE

linimassa.id – Alphabet Inc., induk perusahaan Google, mengumumkan pemecatan ratusan karyawan sebagai bagian dari upaya efisiensi operasional. Langkah ini mencakup pemutusan hubungan kerja di unit Asisten Suara, tim perangkat keras yang bertanggung jawab atas Pixel, Nest, dan Fitbit, serta tim augmented reality (AR) Google, Jumat (11/01/2024).

Dalam pernyataan resminya, Google menyebut bahwa perubahan organisasi ini bertujuan untuk menjadi lebih efisien, bekerja lebih baik, dan menyelaraskan sumber daya dengan prioritas produk utama. “Beberapa tim terus melakukan perubahan organisasi seperti ini, yang mencakup beberapa penghapusan peran secara global,” ungkap perwakilan Google.

Ratusan peran dalam tim teknik pusat pencarian Google juga terkena dampak dari pemecatan massal ini. Langkah ini merupakan bagian dari rencana lebih besar untuk memangkas 12.000 pekerjaan yang telah diumumkan sejak awal tahun lalu. Pada September 2023, Alphabet memiliki total 182.381 karyawan secara global.

Tidak hanya Google, Amazon juga mengumumkan pemecatan beberapa ratus karyawan dalam operasi streaming dan studionya. Keputusan ini diambil bersamaan dengan pengumuman anak perusahaan Amazon, Twitch, yang akan memberhentikan sekitar 35 persen dari total karyawan, sekitar 500 orang.

Mike Hopkins, Wakil Presiden Senior Prime Video dan Amazon MGM Studios, mengungkapkan bahwa Amazon mengidentifikasi peluang untuk mengurangi atau menghentikan investasi di beberapa bidang sambil meningkatkan fokus pada konten dan inisiatif produk yang memberikan dampak paling besar.

Pemutusan hubungan kerja massal di dua raksasa teknologi ini menunjukkan tantangan dan penyesuaian dalam industri teknologi yang terus berkembang. (AR)

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Ad imageAd image
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

WhatsApp Image 2026 03 18 at 16.42.42
Berlokasi Strategis, Harris Hotel & Convention Serpong Resmi Dibuka
Gaya Hidup
TPP ASN Tangsel
Direktur SPEAKUP Soroti Dugaan Pengaturan Penetapan TPP ASN Tangsel, Benyamin Telusuri
Pemerintahan
Pondok Aren Mitra 10
Aliran Irigasi di Kawasan Bintaro Jaya Dicaplok Bangunan Mitra 10
News
Dinkes Kota Tangsel
Dinkes Kota Tangsel Pastikan Layanan Kesehatan Optimal Selama Arus Mudik Lebaran 2026
Pemerintahan
Mudik Lebaran 2026
Mudik Lebaran 2026, Penumpang di Stasiun Rangkasbitung Tembus 300 Ribu Lebih
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?