linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Calung Renteng, Alat Kesenian dari Kabupaten Pandeglang
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Gaya Hidup > Calung Renteng, Alat Kesenian dari Kabupaten Pandeglang
Gaya Hidup

Calung Renteng, Alat Kesenian dari Kabupaten Pandeglang

Hilal Ahmad
30 Agustus 2023
Share
waktu baca 3 menit
Calung renteng alat musik tradisional yang dimainkan di Pandeglang, Banten.
Calung renteng alat musik tradisional yang dimainkan di Pandeglang, Banten.
SHARE

linimassa.id – Calung Renteng diusulkan menjadi warisan budaya tak benda. Usulan alat kesenian khas Pandeglang, Banten tersebut disampaikan melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk diteruskan ke UNESCO.

Ini adalah sebuah alat musik terbuat dari bambu hitam yang punya struktur kuat dan menghasilkan suara yang lebih nyaring yang berasal dari Banten Kidul, Kabupaten Pandeglang.

Calung Renteng ini identik dengan tradisi huma dari Pandeglang bagian selatan. Tabuhan nada salendro dari calung renteng mengiringi puisi Sunda Buhun.

Memainkan alat musik ini terhitung sulit. Termasuk bagi kalangan seniman. Ini karena harus menyanyi sambil menabuh calung renteng.

Masyarakat Banten Kidul biasa memainkan calung renteng di sela-sela upacara yang berkaitan dengan ritual pertanian.

 

Cara Main

Ini merupakan alat musik tradisional yang dikembangkan dari alat musik angklung. Angklung dan calung sama-sama terbuat dari bambu, hanya saja terdapat perbedaan pada bentuk dan cara memainkannya. Jika angklung dimainkan dengan cara dibenturkan, calung dimainkan dengan cara dipukul.

Bilah-bilah bambu pada calung dihubungkan satu sama lain dengan serat bambu sesuai tangga nada. Alat musik yang tercipta dari kultur budaya nusantara yang agraris ini juga memiliki berbagai varian, salah satunya calung renteng.

Berbeda dengan calung pada umumnya, calung renteng tidak memiliki dudukan melainkan bilah-bilah bambu yang dihubungkan dan digantung menjulur ke bawah, dimulai dari tangga nada rendah hingga tinggi.

Untuk memainkannya, calung renteng digantungkan pada rumah calung. Sementara, pemain calung duduk bersila sambil menabuh bilah-bilah bambu.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Calung yang berasal dari Banten Kidul ini biasanya terbuat dari bambu hitam. Bambu jenis ini diyakini punya struktur yang kuat dan menghasilkan suara yang lebih nyaring.

Masyarakat Banten Kidul biasa memainkan alat musik ini di sela-sela upacara yang berkaitan dengan ritual pertanian. Umumnya, calung renteng dimainkan secara berkelompok. Dalam satu kelompok, terdapat 4-8 orang yang memainkan masing-masing calung.

Anak laki-laki suku Banten Kidul sering memainkan calung renteng saat para ibu sedang memanen padi dan memisahkan bulir padi dari kulitnya dengan alat tradisional yang disebut lesung.

Seiring perkembangan zaman, alat musik tradisional ini tidak hanya dimainkan saat upacara tradisional. Calung kini sering dipadukan dengan berbagai alat musik modern. Bahkan, belakangan ini banyak bermunculan komunitas pemusik calung.

Calung merupakan salah satu dari banyaknya kekayaan yang bersumber dari kebudayaan agraris nusantara. Salah satu wasiat budaya yang harus dijaga dan dilestarikan keberadaannya. (Hilal)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- 27 OKTOBER 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

FSPP Kabupaten Tangerang Resmikan Kampung Alquran di Mauk Tangerang
Kampung Alquran di Mauk Tangerang Diresmikan, Bentengi Generasi Z dari Dampak Medsos
Khazanah
PC Gerakan Pemuda Ansor Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sukses gelar Ansor Fest Experience 2026 di Pamulang, Jumat, 30 Oktober 2026. Kegiatan itu sebagai sarana meneguhkan Ahlusunnah Wal Jamaah pada nahdliyin muda dengan konsep kegiatan modern dan kekinian.
GP Ansor Kota Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest 2026, Teguhkan Ahlusunnah Wal Jamaah dengan Konsep Modern
Khazanah
Hallonews
Hallonews Gelar Bakti Sosial di Carita Pandeglang
Khazanah
Polsek Pondok Aren
Polsek Pondok Aren Ringkus Perampok Rumah Warga Jombang, Sempat Dihalangi Keluarga
News
Kantor Bupati Tangerang
1.000 Orang Bakal Demo di Kantor Bupati Tangerang, Ini Lima Tuntutan yang Akan Disuarakan
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan