linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Dapur MBG SPPG Karangtanjung Belum Kantongi Sertifikat Higiene, Operasional Tetap Berjalan
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Dapur MBG SPPG Karangtanjung Belum Kantongi Sertifikat Higiene, Operasional Tetap Berjalan
News

Dapur MBG SPPG Karangtanjung Belum Kantongi Sertifikat Higiene, Operasional Tetap Berjalan

Andra
15 Januari 2026
Share
waktu baca 5 menit
SPPG Karangtanjung
Dapur MBG SPPG Karangtanjung belum miliki SLHS
SHARE

PANDEGLANG, LINIMASSA.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan melalui Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang, masih berlangsung meskipun fasilitas dapur tersebut belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).

Padahal, SLKS merupakan salah satu syarat utama dalam menjamin keamanan pangan, dan setiap dapur SPPG harus memilikinya sebelum beroperasi.

Kepala SPPG Karangtanjung, Ilham Muhaemin, membenarkan bahwa hingga saat ini sertifikat tersebut belum diterbitkan. Menurutnya, proses pengurusan SLHS masih berjalan dan operasional dapur tetap dilaksanakan sembari menunggu kelengkapan administrasi.

“SLHS bisa sambil berjalan. Karena uji sampel makanan dari Dinas Kesehatan belum dilakukan, jadi penerbitannya tertunda. Memang saat ini belum keluar,” ujar Ilham, Kamis, 15 Januari 2026.

Ia menyampaikan akan kembali berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang untuk memastikan jadwal pemeriksaan sampel makanan di SPPG Karangtanjung, yang menjadi salah satu prasyarat penerbitan SLHS.

Ilham mengaku terdapat dorongan dari pemerintah pusat agar program segera dilaksanakan.

“Nanti saya akan konfirmasi lagi ke Dinkes terkait uji sampel makanan, supaya sertifikatnya bisa segera terbit. Karena dari pusat kami dituntut untuk tetap berjalan,” katanya.

Saat disinggung mengenai legalitas operasional dapur tanpa sertifikat laik higiene dan sanitasi, Ilham menegaskan bahwa kegiatan dapur tetap harus berlangsung.

“Harus jalan, malah memang harus beroperasi,” ucapnya singkat.

Kondisi tersebut memicu perhatian publik, mengingat dapur pengolahan makanan untuk program nasional yang menyasar anak sekolah dan kelompok rentan tetap beroperasi meski belum memiliki sertifikat resmi keamanan pangan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Absennya SLHS berarti dapur tersebut belum dinyatakan memenuhi standar higiene dan sanitasi oleh otoritas kesehatan. Situasi ini berpotensi menimbulkan risiko kontaminasi makanan, keracunan pangan, hingga penyakit bawaan makanan, terlebih dalam pelaksanaan program berskala besar seperti MBG.

Selain risiko kesehatan, operasional tanpa SLHS juga berpotensi menimbulkan persoalan administratif dan hukum. Apabila terjadi insiden, kondisi tersebut dapat menjadi temuan pengawasan maupun audit, mengingat Program Makan Bergizi Gratis menggunakan anggaran negara.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang menegaskan bahwa Dapur SPPG Karangtanjung sejauh ini baru memperoleh rekomendasi teknis untuk mengurus SLHS, namun belum dinyatakan resmi laik higiene dan sanitasi.

Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan (Kesling) Dinkes Pandeglang, Yuli Sobari, menjelaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan menerbitkan Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Peran Dinkes terbatas pada pemeriksaan teknis dan pemberian rekomendasi.

“Yang menerbitkan SLHS itu DPMPTSP melalui Mal Pelayanan Publik. Kami hanya memberikan rekomendasi. Setelah sertifikat terbit atau belum, biasanya tidak ada laporan kembali ke kami,” kata Yuli saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp.

Peninjauan Dapur SPPG Karangtanjung

Ia menyebutkan bahwa dapur SPPG Karangtanjung telah dilakukan peninjauan lapangan, meliputi pengecekan kualitas air, sarana dan prasarana dapur, serta kompetensi penjamah makanan. Dari hasil tersebut, dapur dinilai layak untuk direkomendasikan mengurus SLHS.

“Kalau sudah kami rekomendasikan, soal sertifikatnya sudah keluar atau belum, itu harus dikonfirmasi ke DPMPTSP atau ke pihak dapur,” ujarnya.

Yuli menegaskan bahwa Dinkes tidak memiliki kewenangan untuk menghentikan operasional dapur meski SLHS belum terbit. Pengawasan yang dilakukan sebatas pembinaan dan pencegahan risiko keracunan pangan.

“Kalau ada temuan, kami hanya bisa memberikan rekomendasi perbaikan ke mitra atau ke BGN. Soal operasional, itu di luar kewenangan kami,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam petunjuk teknis Badan Gizi Nasional (BGN), setiap dapur SPPG diwajibkan memiliki SLHS sebagai bukti tertulis jaminan higiene dan sanitasi.

Namun, proses sertifikasi kerap terhambat karena belum terpenuhinya seluruh persyaratan administrasi dan teknis.

“Kalau ingin cepat terbit, semua persyaratan harus lengkap. Mulai dari bangunan, sarana, kualitas air, hingga SDM. Kalau belum sesuai, pasti tertahan,” katanya.

Situasi ini membuka celah pengawasan dalam pelaksanaan program strategis nasional, di mana dapur SPPG tetap beroperasi meski sertifikat laik higiene dan sanitasi belum resmi diterbitkan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait kepastian perlindungan keamanan pangan bagi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Pandeglang.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- 27 OKTOBER 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

FSPP Kabupaten Tangerang Resmikan Kampung Alquran di Mauk Tangerang
Kampung Alquran di Mauk Tangerang Diresmikan, Bentengi Generasi Z dari Dampak Medsos
Khazanah
PC Gerakan Pemuda Ansor Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sukses gelar Ansor Fest Experience 2026 di Pamulang, Jumat, 30 Oktober 2026. Kegiatan itu sebagai sarana meneguhkan Ahlusunnah Wal Jamaah pada nahdliyin muda dengan konsep kegiatan modern dan kekinian.
GP Ansor Kota Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest 2026, Teguhkan Ahlusunnah Wal Jamaah dengan Konsep Modern
Khazanah
Hallonews
Hallonews Gelar Bakti Sosial di Carita Pandeglang
Khazanah
Polsek Pondok Aren
Polsek Pondok Aren Ringkus Perampok Rumah Warga Jombang, Sempat Dihalangi Keluarga
News
Kantor Bupati Tangerang
1.000 Orang Bakal Demo di Kantor Bupati Tangerang, Ini Lima Tuntutan yang Akan Disuarakan
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan