SERANG, LINIMASSA.ID — Wali Kota Serang Budi Rustandi melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator di lingkungan Pemkot Serang.
Pelantikan yang mencakup lima jabatan strategis tersebut digelar di lokasi yang tidak biasa, yakni kawasan Royal Baroe.
Pemilihan lokasi pelantikan ini dimaknai sebagai simbol pembaruan dalam tata kelola pemerintahan di Pemkot Serang.
Wali Kota menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui kinerja nyata dan pelayanan kepada masyarakat.
Untuk jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II), Murni yang sebelumnya menjabat Sekretaris BKPSDM dipercaya mengisi posisi Kepala BKPSDM Kota Serang.
Triningsih, yang sebelumnya bertugas sebagai Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Kota Serang, kini dilantik sebagai Staf Ahli Wali Kota Serang Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
Pejabat Pemkot Serang yang Dilantik
Selain itu, pejabat Pemkot Serang yang dilantik lainnya ialah Zeka Bachdi Bahdi resmi menjabat Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang. Iman Setiawan dilantik sebagai Sekretaris DPRD Kota Serang, sedangkan Diat Hermawan dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang.
Sementara pada jabatan administrator, Evan Rifana dilantik menjadi Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Kota Serang. Ratu Anne Nur Aini dipercaya sebagai Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang.
Adapun Arif Redi Winanata mengisi jabatan Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Serang. Kemudian, Adhan Ramadan dilantik sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Serang, Yayan Kosasih sebagai Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Serang, serta Fajar Khairil Alam sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Serang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Serang Budi Rustandi menegaskan bahwa para pejabat yang baru dilantik diminta segera bekerja dan fokus pada peningkatan kualitas layanan publik.
“Prioritas utamanya jelas, yakni pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing,” ujar Budi.
Ia menambahkan, pelantikan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan pada lima organisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya, pengisian posisi tersebut penting guna meningkatkan efektivitas kinerja pemerintahan serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah.
“Semua proses sudah melalui manajemen talenta, seleksi, dan pengawasan dari BKN. Yang dilantik hari ini adalah pejabat yang dinilai siap menjalankan tugas,” pungkasnya.



