linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Capaian Akselerasi Vaksinasi di Bawah 70 Persen, Kapolres Tangsel: NIK Keliru dan Banyak Lansia Miliki Komorbid
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Capaian Akselerasi Vaksinasi di Bawah 70 Persen, Kapolres Tangsel: NIK Keliru dan Banyak Lansia Miliki Komorbid
News

Capaian Akselerasi Vaksinasi di Bawah 70 Persen, Kapolres Tangsel: NIK Keliru dan Banyak Lansia Miliki Komorbid

LinimassaNews
4 Maret 2022
Share
waktu baca 2 menit
IMG 20220304 101916 scaled
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu (kanan) di kantornya, Jumat (4/3/2022).
SHARE

linimassa.id – Akselerasi vaksinasi lansia yang dilakukan oleh Polres Tangerang Selatan selama 15 hari berturut-turut belum mencapai 70 persen. Ada berbagai kendala yang dialami, terutama faktor usia dan komorbid.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu mengatakan, hasil akselerasi vaksinasi lansia yang dilakukan sejak 12-28 Februari 2022 itu hanya mencapai 68 persen.

“Secara manual kita menghitung ada 8.750 sekian lansia yang tervaksin, berarti meningkatkan 8 persen dari awalnya 59,8 persen menjadi 68 persen,” kata Sarly di kantornya, Jumat (4/3/2022).

Meski capaiannya sudah 68 persen, tetapi data yang berhasil terinput ke sistem hanya 66 persen. Sisanya tak terinput lantaran adanya kekeliruan Nomor Induk Kependudukan (NIK) peserta vaksin.

“Namun yang terinput sampai saat ini di 66 persen. Kendalanya tidak terinput ini adanya NIK yang keliru,” ungkapnya.

Sarly menerangkan, kendala lainnya yang dihadapi saat akselerasi vaksinasi yakni banyaknya lansia yang komorbid atau memiliki penyakit penyerta.

“Terjadi hambatan lansia yang tervaksin karena usia yang sudah sangat rentan. Kemudian ada yang komorbid atau penyakit yang diderita. Tensi tinggi dan lainnya itu hampir sekitar 20 persen di lapangan,” terangnya.

Meski tak mencapai 70 persen, tetapi hasil akselerasi vaksinasi itu dianggap sudah memuaskan. Bahkan, pihaknya juga mengadakan gebyar vaksinasi.

Dalam kegiatan itu, pihaknya membagikan hadiah kepada masyarakat umum yang telah mengikuti program akselerasi vaksinasi di tujuh kecamatan yang ada di Tangsel. Ada beragam hadiah yang diundi, mulai dari sepeda motor, mesin cuci, kulkas, TV dan lainnya.

Selain untuk warga, pihaknya juga memberikan sejumlah sepeda motor bagi anggota Bhabinkamtibmas yang beruntung.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kita lakukan secara door to door, hasilnya sangat memuaskan. Belum sampai 70 persen karena ada beberapa kendala terutama hampir 20 persen lansia yang kita datangi tidak bisa divaksin karena ada penyakit penyerta. Upaya yang masih kita lakukan untuk ke booster lagi. Himbauan ke masyarakat untuk datang ke gerai booster,” pungkasnya. (red)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

Sungai Ciujung
Sungai Ciujung Tercemar, DLH Kabupaten Serang Temukan 4 Perusahaan Buang Air Limbah Olahan
News
PT ABM
Kejati Banten Kantongi Calon Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PT ABM
News
air bersih
BPBD Banten Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pandeglang
News
Sawah di Lebak
Ratusan Hektare Sawah di Lebak Terdampak Kekeringan
News
Siswa di Pandeglang
11 Ribu Siswa di Pandeglang Tak Melanjutkan Pendidikan, Ini yang Dilakukan Disdikpora
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan