linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Banyak Dipakai sebagai Atap, Cari Tahu Asal Mula Genteng
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Gaya Hidup > Banyak Dipakai sebagai Atap, Cari Tahu Asal Mula Genteng
Gaya Hidup

Banyak Dipakai sebagai Atap, Cari Tahu Asal Mula Genteng

Hilal Ahmad 26 September 2023
Share
waktu baca 2 menit
Genteng, bagian atap rumah yang memiliki sejarah.
Genteng, bagian atap rumah yang memiliki sejarah.
SHARE

linimassa.id – Genteng menjadi perkakas dan peralatan rumah yang tak asing. Bertengger manis di bagian atas, keberadaan benda satu ini menaungi manusia dari terik matahari dan curah hujan.

Genteng biasanya berbahan tanah liat. Ini merupakan atap rumah yang sudah dipakai sejak jaman dulu.

Bahkan di Indonesia sendiri, atap rumah berbahan tanah liat ada gegara wabah penyakit.

Sejarah genteng itu berawal dai Tiongkok. Kira-kira pada 10.000 SM, banyak bangunan di sana yang menggunakan atap berbahan tanah liat.

Tidak berapa lama, menyusul masyarakat Timur Tengah menutupi bagian atas rumahnya dengan bahan yang sama dengan orang Tiongkok.

Dari timur Tengah ini, atap bangunan berbahan tanah liat kemudian menyebar sampai ke Eropa.

Benda ini masuk ke Amerika pada abad 17, saat itu Eropa membawa virus arsitektur kekinian.

Di Indonesia sendiri, genteng tanah liat ada sebelum abad 20. Konon munculnya ide pembuatan genteng, malah dari penjajah Belanda.

Meski masyarakat Indonesia waktu itu, sudah memproduksi barang dengan menggunakan bahan tanah liat. Mereka memproduksi barang dari tanah liat, urusannya dengan kebutuhan rumah tangga.

Kerajinan gerabah yang diproduksi di antaranya gentong, cobek, tungku, jambangan dan lain-lain.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Pembuatan genteng tanah liat pada waktu itu, oleh Belanda dipakai buat memenuhi kebutuhan infrastruktur dan pabrik gula.

Dipakai sebagai atap rumah pribumi, setelah adanya serangan wabah pes. Dari hasil penelitian tim kesehatan Belanda waktu itu, penularan pes oleh tikus akibat penggunaan rumbia sebagai atap rumah.

Tikus banyak bersarang diatap rumah berbahan rumbia dan itu dijadikan penyebab penularan wabah pes.

Sejak itulah, makin berkembang pembuatan genteng berbahan tanah liat di Indonesia. (Hilal)

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

THR
PPPK Paruh Waktu di Pemprov Banten Dipastikan Tanpa THR Tahun Ini
News
harga emas
Harga Emas Antam Terkoreksi Rp13.000, Pelaku Pasar Cermati Potensi Kenaikan Lanjutan
News
Polda Banten
Antisipasi Pencurian Saat Mudik, Kapolda Banten Izinkan Warga Titip Kendaraan di Kantor Polisi
News
Harga daging sapi
Harga Daging Sapi di Pasar Badak Capai Rp140 Ribu per Kilogram
News
Narkoba
Provinsi Banten Masih Jadi Lintasan Rawan Penyelundupan Narkoba
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?