KABUPATEN TANGERANG, LINIMASSA.ID – Proyek pembangunan akses tol Jakarta–Tangerang KM 25 langsung kini telah mendekati penyelesaian dan masuk fase pengujian.
Kehadiran akses baru ini diperkirakan membawa pengaruh besar terhadap perkembangan kawasan barat Jakarta, terutama di wilayah Paramount Petals, Curug, dan sekitarnya.
Sejak prosesi peletakan batu pertama tol Jakarta–Tangerang KM 25yang dilaksanakan pada pertengahan Juli 2024, geliat minat masyarakat terhadap hunian, aktivitas usaha, hingga investasi di kawasan Paramount Petals terus menunjukkan peningkatan.
Infrastruktur ini dinilai menjadi pendorong utama pertumbuhan kawasan tersebut.
Pembangunan akses tol Jakarta–Tangerang KM 25 ini juga menjadi wujud keseriusan Paramount Land dalam mengembangkan kota mandiri yang terencana, terintegrasi, dan berorientasi jangka panjang.
Infrastruktur strategis tersebut diyakini mampu mempercepat perkembangan kawasan sekaligus meningkatkan daya saing wilayah.
Pengaruh positif pembangunan jalan tol turut tercermin dalam Flash Report Rumah123 edisi Oktober 2025, yang mencatat kenaikan nilai properti secara signifikan di kawasan penyangga ibu kota yang dilalui jaringan tol.
Direktur Paramount Land, Norman Daulay, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil kajian internal, akses langsung tol Jakarta–Tangerang KM 25 diproyeksikan mampu memberikan manfaat besar.
Mulai dari peningkatan aktivitas ekonomi lokal hingga terbukanya jalur akses baru menuju Paramount Petals, Bitung, serta kawasan sekitarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa keberadaan akses ini berpotensi mengurangi kepadatan lalu lintas di arteri Bitung hingga sekitar 10–15 persen, atau setara dengan pengurangan sekitar 19 ribu sampai 20 ribu kendaraan setiap harinya.
Tol Jakarta–Tangerang Perlancar Lalu Lintas
Selain meningkatkan kelancaran lalu lintas, akses tol Jakarta–Tangerang eksklusif tersebut dinilai semakin memperkuat posisi Paramount Petals sebagai kawasan kota mandiri dengan prospek investasi yang menjanjikan.
“Pembangunan proyek ini berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sejak awal. Saat ini pekerjaan fisik telah rampung, dan tahap berikutnya adalah Uji Laik Fungsi serta Uji Laik Operasi, sebelum dilakukan uji coba operasional pada akhir kuartal pertama 2026,” ujar Norman, Senin (29/12/2025).
Lebih lanjut, Norman menjelaskan bahwa akses tol tersebut dirancang untuk melayani pergerakan kendaraan dari Jakarta menuju Paramount Petals dan Jalan Pasir Randu, serta sebaliknya secara lebih efisien. Saat ini, pengembangan jalan boulevard yang menghubungkan gerbang tol dengan seluruh area Paramount Petals, termasuk kawasan selatan, juga tengah diselesaikan.
“Akses ini akan memperluas konektivitas serta mempermudah mobilitas ke Jakarta, Bandara Soekarno-Hatta, dan berbagai pusat aktivitas lainnya,” tambahnya.
Di sisi lain, Direktur Planning & Design Paramount Land, Henry Napitupulu, mengungkapkan bahwa Paramount Petals merupakan kawasan kota mandiri baru seluas sekitar 400 hektare di barat Jakarta. Hingga kini, lebih dari 1.100 unit hunian dan area komersial telah dibangun.
Sebanyak lebih dari 900 unit telah diserahterimakan dan saat ini dihuni oleh sekitar 552 kepala keluarga di klaster Aster, Canna, dan Gardenia. Sementara itu, Klaster Lily yang berlokasi sekitar 4,5 kilometer dari pintu tol masih dalam tahap konstruksi.
“Untuk sektor komersial, Calico Square sudah beroperasi dan diisi puluhan tenant. Ke depan, Calico Grande serta Gardenia Square akan menyusul dan semakin menghidupkan aktivitas di kawasan Paramount Petals,” pungkas Henry.



