linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Sadis! Tukang Ojek Aniaya Ayahnya Sampai Babak Belur di Tambora, Penyebabnya Sepele
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Sadis! Tukang Ojek Aniaya Ayahnya Sampai Babak Belur di Tambora, Penyebabnya Sepele
News

Sadis! Tukang Ojek Aniaya Ayahnya Sampai Babak Belur di Tambora, Penyebabnya Sepele

LinimassaNews
3 Januari 2023
Share
waktu baca 2 menit
tambora
Pria paruh baya SG (47) diringkus Polsek Tambora usai aniaya ayahnya sendiri hingga babak belur di Jalan Bandengan Utara, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. (Dok. Polsek Tambora)
SHARE

linimassa.id – Sadis! Pria paruh baya di Tambora tega aniaya ayahnya sendiri hingga babak belur. Penganiayaan itu dipicu karena masalah sepele.

Aksi penganiayaan terhadap ayahnya itu diketahui dilakukan oleh SG (47) yang merupakan warga Jalan Bandengan Utara, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Sementara ayah kandungnya yang dianiaya berinisial DT (84). 

Kini, pelaku telah diamankan oleh Polsek Tambora dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama mengatakan, aksi penganiayaan anak ke orang tua kandungnya itu terjadi pada Senin (2/1/2023) pukul 18.30 WIB. 

Peristiwa penganiayaan itu, kata Putra, berawal saat korban akan makan tetapi dilarang oleh pelaku. Bahkan, korban dibentak dan menyebabkan nasi yang sedang dimakan pelaku jatuh usai membentak ayahnya itu.

Bukannya meminta maaf telah membentak ayahnya, pelaku yang merupakan anak tunggal itu justru semakin marah dan langsung meninju wajah, tangan dan kepala ayahnya.

“Pelaku merupakan anak kandung korban. Pelaku diduga melakukan penganiayaan terhadap ayahnya hingga kepala korban memar serta mengeluarkan darah dari telinga. Saat ini korban masih dirawat di Rumah Sakit Tarakan,” kata Putra, Selasa (3/1/2022).

Putra menerangkan, pihaknya mengamankan pelaku usai mendapat laporan dari pengurus RT setempat. Dari keterangan yang didapat, pelaku merupakan anak tunggal dan tinggal berdua dengan korban.

Pelaku yang sehar-hari bekerja sebagai tukang ojek itu telah menikah tetapi belum memiliki keturunan dan kini tinggal terpisah dengan istrinya.

Setelah diamankan, pelaku kemudian dilakukan tes urine. Pihaknya melakukan itu lantaran curiga pelaku tega menganiaya ayah kandungnya sendiri. 

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Hasilnya pelaku positif sabu dan saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka, kami sangkakan dengan pasal 351 KUHP, ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara,” papar Putra.

Sementara untuk kasus penggunaan narkotika jenis sabu tersangka, Polsek Tambora masih melakukan penyelidikkan dan pengembangan.

“Untuk kasus positif sabu, tersangka akan kami kembangkan lebih dalam asal Narkobanya dan akan kami sangkakan juga pasal narkotika kepada tersangka ini,” pungkasnya. (mat)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

WNA
756 WNA Urus Surat Keterangan Tempat Tinggal di Kabupaten Serang
News
Buruh di Banten
Buruh di Banten Rentan Terjerat Judol dan Pinjol Ilegal
News
Tambang di Gunung Pinang
ESDM Banten Tegaskan Aktivitas Tambang di Gunung Pinang Tidak Mengantongi Izin
News
Gunung Gedor Kota Serang
Wisata Gunung Gedor Kota Serang Masih Kekurangan Listrik, Air Bersih, dan Fasilitas MCK
News
Sawah di Kabupaten Serang
793,5 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Terdampak Kekeringan, 68 Hektare Gagal Panen
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan