CILEGON, LINIMASSA.ID – Kebakaran melanda sebuah lapak barang bekas milik Yunengsih di Link Kubang Welut, kawasan perbatasan Kelurahan Semangraya dan Kubangsari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Rabu malam (4/11/2026).
Peristiwa tersebut menyebabkan bangunan dan area penyimpanan barang rongsokan seluas sekitar 250 meter persegi dilalap api. Akibat kejadian itu, pemilik lapak diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp150 juta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon, Agus Ubaidillah, mengungkapkan bahwa sumber api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi kejadian.
Api yang awalnya berasal dari pembakaran sampah tersebut kemudian menjalar hingga mencapai area lapak dan membakar tumpukan barang bekas yang tersimpan di dalamnya.
“Diduga awal api berasal dari bakaran sampah yang ditinggalkan tetangga sebelah lapak tersebut,” kata Agus.
Berdasarkan laporan yang diterima petugas, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 18.50 WIB. Tiga menit kemudian, tepatnya pukul 18.53 WIB, laporan kejadian masuk ke DPKP Kota Cilegon.
Petugas pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi dengan mengerahkan lima armada dari Markas Komando (Mako), Pos Citangkil, dan Pos Purwakarta.
Kebakaran di Cilegon
Upaya penanganan kebakaran di Cilegon berlangsung cukup lama. Petugas harus bekerja selama lebih dari tiga jam untuk mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas. Operasi pemadaman akhirnya dinyatakan selesai sekitar pukul 21.59 WIB dengan penggunaan air hidran sebanyak kurang lebih 2.200 liter.
Di sisi lain, Camat Citangkil turut melakukan pemantauan terhadap kejadian tersebut. Ia mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi penyebab kebakaran di lingkungan tempat tinggal maupun tempat usaha.
Masyarakat diminta rutin memeriksa kondisi instalasi kelistrikan, terutama kabel yang sudah mengalami kerusakan atau tidak lagi layak digunakan. Kabel dengan kondisi usang sebaiknya segera diganti untuk mengurangi risiko terjadinya hubungan arus pendek.
Selain persoalan kelistrikan, warga juga diimbau tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan. Aktivitas tersebut harus dihindari apabila tidak dapat diawasi dengan baik karena berpotensi memicu kebakaran, terlebih di sekitar area yang terdapat bahan mudah terbakar.
Dalam kejadian ini, tidak terdapat laporan korban meninggal dunia maupun warga yang mengalami luka-luka. Kendati demikian, kebakaran menyebabkan kerusakan cukup besar dengan nilai kerugian materi diperkirakan mencapai Rp150 juta.

