linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: 146 Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Air PAM Perumahan Diduga Tercemar
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > 146 Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Air PAM Perumahan Diduga Tercemar
News

146 Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Air PAM Perumahan Diduga Tercemar

LinimassaNews
14 Oktober 2026
Share
waktu baca 3 menit
Serpong Lagoon
Puluhan warga Perumahan Serpong Lagoon, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Kota Tangsel, Rabu, 14 Oktober 2026.
SHARE

LINIMASSA.ID, TANGSEL – Sebanyak 146 warga di Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami diare akut hingga Muntaber dalam kurun waktu bersamaan.

Ketua RT RT 04 RW 07, Heru Cahyono menyampaikan bahwa kejadian yang menimpa sekitar 146 orang ini diduga berkaitan dengan tercemarnya air PAM yang alirkan ke rumah-rumah warga tercemar.

“Indikasinya memang kearah situ, tapi kita masih menunggu hasil uji air dari Dinas Kesehatan untuk memastikan apa memang faktor utama dari air Water treatment plan WTP yang tercemar,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (14/10/2026).

Heru menjelaskan, suplai air untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga memang selama ini dilakukan oleh Arla Poetra Soegama (APS) merupakan penyedia air di Serpong Lagoon.

“Mereka memiliki semacam PAM, jadi warga setiap bulan membayar iuran atas air yang digunakan. Jadi disini air menggunakan WTP. Perbulan pembayaran tergantung pemakaian. Dirumah rumah ada meteran, modelnya seperti PDAM dikelola swasta,” jelasnya.

Menurutnya, terdapat kebijakan dari developer perumahan bahwa pengeboran secara mandiri tidak diperbolehkan.

“Air ini memang bagian bisnis developer juga, jadi ya sejak perumahan dibangun. Sebetulnya peraturan di Perumahan Serpong Lagoon warga tidak boleh melakukan pengeboran secara mandiri,” sebutnya.

Kata Heru, selama ini warga pakai air hanya untuk mandi dan keperluan mencuci piring dan pakaian. Sumber air perusahaan itu diketahui berasal dari danau yang berada di kawasan perumahan.

“Karena sumber airnya dari danau, kemungkinan yang tercemar air di danau,” katanya.

Kondisi air tidak layak pakai ini rupanya sudah dikeluhkan sejak lama, mulai dari berbau hingga keruh. Tetapi, kata Heru, pihak developer tidak mengambil tindakan apapun.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Iya sudah beberapa kita sudah mengeluhkan terkait kualitas air yang tidak bagu, hampir setiap tahun punya masalah, mulai dari berbau, keruh, bau amis, dan segala macamnya. Memang boom nya sekarang ini karena banyak warga yang terkena penyakit diare dan muntaber,” paparnya.

Hingga kini, sekitar 146 orang terdata mengalami diare dan muntaber. Lalu, belasan warga dilaporkan masih mendapatkan perawatan di rumah sakit. Keluhan diare dan muntaber sudah terjadi selama satu bulan terakhir.

“Total sekitar 146 orang. Ada yang rawat jalan, ada rawat inap, 11 orang masih rawat inap. Sudah satu bulan kebelakang, tapi memang waktu itu kita tidak mengetahui apa masalahnya, setelah banyak yang terjangkit ko ada sesuatu yang tidak beres dilingkungan ini, indikasi utamanya air,” jelasnya.

Warga pun akhirnya mengadukan persoalan itu ke DPRD Kota Tangerang Selatan dan melakukan rapat dengar pendapat (RDP) pada hari ini. Upaya lain yang dilakukan waktu yakni melakukan uji sampel air secara mendiri ke pihak swasta.

“Akhirnya kita coba eskalasi untuk dilaporkan ke DPRD supaya menjadi perhatian serius dari pemerintah apakah PT  ini sudah memiliki izin yang benar, SOP dijalankan sesuai regulasi tidak,” pungkasnya.(KO/RED)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

kontrakan
Rumah Kontrakan di Cilegon Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta
News
PKL
Usai Didemo PKL, Pemkot Cilegon Siapkan Lahan Relokasi 2.000 Meter Persegi di Bonakarta
News
Wartawan
Kapolda Banten Ajak Wartawan Perkuat Sinergi, Tegaskan Siap Terima Kritik
News
PKL
Tak Bisa Berjualan Usai Relokasi, Puluhan PKL Bonakarta Datangi Kantor Wali Kota Cilegon
News
Pandeglang
Dikeroyok di Pandeglang, Buruh Sopir Galon Didampingi Santri Lawyer LBH PMII Banten Desak Polres Pandeglang Usut Tuntas
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan