linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: 178,5 Hektare Sawah di Banten Gagal Panen Imbas Banjir
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > 178,5 Hektare Sawah di Banten Gagal Panen Imbas Banjir
News

178,5 Hektare Sawah di Banten Gagal Panen Imbas Banjir

Andra
7 Januari 2026
Share
waktu baca 2 menit
Sawa di Banten
Ribuan hektare sawah di Banten gagal panen
SHARE

SERANG, LINIMASSA – Dinas Pertanian Provinsi Banten mencatat sebanyak 178,5 hektare sawah di Banten mengalami gagal panen.

Hal itu disebabkan oleh banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Banten sejak Desember 2025 hingga awal Januari 2026 berdampak serius pada sektor pertanian.

Tercatat sebanyak 178,5 hektare lahan sawah di Banten mengalami puso atau gagal panen total akibat genangan air yang berkepanjangan.

Curah hujan yang tinggi menyebabkan sungai meluap dan merendam area persawahan. Sehingga para petani mengalami kerugian akibat peristiwa ini.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus M Tauchid, menyebutkan total lahan sawah di Banten yang terdampak banjir mencapai 2.093 hektare. Area tersebut tersebar di Kabupaten Pandeglang, Lebak, Serang, Tangerang, serta Kota Serang.

“Dari total lahan yang terdampak, 178,5 hektare tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan puso. Sementara itu, sekitar 444 hektare kini mulai terbebas dari genangan,” kata Agus, Rabu (7/1/2026).

Sawah di Banten Kebajiran

Ia menjelaskan, banjir melanda sedikitnya 29 kecamatan dan 79 desa. Kabupaten Serang menjadi daerah dengan luas puso sawah di Banten terbesar, yakni mencapai 101 hektare dari sekitar 760 hektare sawah yang terendam.

Kemudian Kabupaten Lebak menyusul dengan 50 hektare puso dari total 133 hektare lahan terdampak.

Di Kabupaten Pandeglang, luas lahan sawah yang terendam mencapai 880 hektare, dengan 21 hektare di antaranya mengalami gagal panen.

Kabupaten Tangerang mencatat 124,5 hektare sawah terdampak, dengan 6,5 hektare puso. Sementara di Kota Serang, sekitar 195,5 hektare lahan tergenang, namun tidak ditemukan kasus puso.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kerusakan terparah akibat gagal panen terjadi di Kabupaten Serang,” ujar Agus.

Menurutnya, jumlah lahan puso tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan meluasnya area banjir.

Kendati demikian, secara keseluruhan dampak banjir terhadap sektor pertanian di Banten masih dalam kategori sedang jika dibandingkan dengan skala nasional.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Air sungai di Lebak
Gegana Brimob Ambil Sampel Air Sungai di Lebak, Diduga Terkait Aktivitas Pembangkit Listrik
News
Ganja
BNN Banten Musnahkan 15,4 Kilogram Ganja, Disita dari Penumpang Bus
News
Gunung Anak Krakatau
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak ke Pariwisata, Kerugian Disebut Capai Belasan Miliar
News
Mal Ramayana
Pria 26 Tahun Tewas Jatuh dari Mal Ramayana Kota Serang, Diduga dalam Pengaruh Alkohol
News
Uji coba
Sirine Peringatan Dini Tsunami Diuji Coba, Warga Diminta Tetap Tenang
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan