LEBAK, LINIMASSA.ID – Dunia pendidikan di Kabupaten Lebak kembali menjadi target tindak kriminal. Madrasah Ibtidaiyah Negeri atau MIN 3 Lebak mengalami aksi pencurian yang mengakibatkan sejumlah aset sekolah hilang.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Senin, 5 Januari 2025. Kejadian pencurian berlangsung di lingkungan MIN 3 Lebak yang berada di Kampung Ciseke, Desa Jatimulya, Kecamatan Rangkasbitung.
Pelaku diduga melancarkan aksinya pada malam hari saat area sekolah MIN 3 Lebak dalam kondisi tidak berpenghuni.
Salah satu guru MIN 3 Lebak, Iing Saepul Bahri, menyampaikan bahwa pihak sekolah baru menyadari kejadian tersebut pada pagi hari ketika hendak memulai kegiatan belajar mengajar.
“Kami mengetahui adanya pencurian saat pagi hari. Kemungkinan besar kejadiannya berlangsung malam sebelumnya,” kata Iing, Senin 5 Januari 2025.
Ia menuturkan, pelaku membawa kabur sejumlah barang inventaris sekolah, termasuk dua unit proyektor yang biasa digunakan untuk menunjang proses pembelajaran di kelas.
MIN 3 Lebak Kemalingan
Iing juga mengungkapkan bahwa insiden serupa pernah terjadi sebelumnya. Pada akhir Desember 2024, beberapa aset sekolah MIN 3 Lebak juga dilaporkan hilang akibat pencurian.
Selain proyektor, sejumlah fasilitas lain turut raib, seperti kipas angin, mesin pompa air satelit, serta mesin pemotong rumput.
Akibat kejadian tersebut, kegiatan belajar mengajar MIN 3 Lebak sempat terdampak karena beberapa perlengkapan yang hilang merupakan fasilitas penting bagi siswa dan guru.
Saat ini, pihak sekolah masih melakukan pendataan terhadap total kerugian yang dialami serta berupaya meningkatkan sistem keamanan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Kami berharap tidak ada lagi kejadian seperti ini. Semoga pelakunya segera terungkap dan masyarakat sekitar bisa ikut membantu menjaga keamanan lingkungan sekolah,” tutupnya.



