linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Tekan Angka Kekerasan Anak, Sekda Kab. Tangerang Minta Ketahanan Keluarga Ditingkatkan
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pemerintahan > Tekan Angka Kekerasan Anak, Sekda Kab. Tangerang Minta Ketahanan Keluarga Ditingkatkan
PemerintahanPendidikan

Tekan Angka Kekerasan Anak, Sekda Kab. Tangerang Minta Ketahanan Keluarga Ditingkatkan

LinimassaNews
22 Juli 2022
Share
waktu baca 2 menit
D8EEEB9F DBFC 45F0 80AF 865EEAD4C07B
SHARE

linimassa.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka Webinar Pendidikan Tumbuh Kembang Anak dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional 2022.

Webinar dilakukan di Ruang Rapat Cituis dan diikuti oleh sekitar 1000 anak-anak se-Kabupaten Tangerang di masing-masing sekolah dan Forum Anak Kabupaten Tangerang.

“Hari ini kita membuka Webinar pendidikan dalam rangkaian Hari Anak Nasional, agar semua terlibat dalam membimbing, mengarahkan anak-anak ke pada hal yang positif dan kebaikan,” Kata Maesyal saat memberikan sambutan, Kamis, (21/07/2022)

Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk di Kabupaten Tangerang mencapai kurang lebih 3,27 juta, 31 persennya atau sekitar 1 juta adalah anak usia 0-18 tahun.

Menurut Maesyal, jumlah anak di Kabupaten Tangerang yang cukup besar tersebut merupakan sumber daya sebagai generasi penerus tongkat esafet pembangunan yang perlu terus dibina, dipupuk dan ditingkatkan ketahanan tumbuh kembangnya serta diberikan kesempatan dalam pemenuhan hak-haknya.

“Saya menghimbau kepada para orang tua agar ketahan keluarga terus ditingkatkan, di lingkungan baik RT/RW, Lurah/Kades, hingga kecamatan. Penuhi hak-hak anak seperti ruang bermain, belajar dan mendapatkan gizi yang sehat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang, Asep Suherman menambahkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kabupaten Tangerang berupa Webinar pendidikan untuk 1000 orang anak tersebut menghadirkan juga narasumber dari fasilitator Sekolah Ramah Anak (SRA) dan psikolog.

“Saat ini kita terus menekan angka kekerasan anak, mulai dari seminar pendidikan anak, pendampingan korban kekerasan, hingga mewujudkan ruang bermain ramah anak di setiap kecamatan,” katanya.

Asep juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data, angka kasus kekerasan anak pada tahun 2021 sekitar 154 kasus, namun pada tahun 2022 hingga Juni 92 kasus.

Menurut dia, walaupun menurun, masih ada beberapa kasus yang tidak dilaporkan masyarakat sehingga dikuatirkan fenomena ini seperti gunung es yang dapat melonjak sewaktu-waktu.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Walaupun kondisi data kekerasan menurun, kita terus berupaya menekan angka kekerasan anak dengan memberikan pendampingan dan mengedukasi untuk mencegah hal tersebut,” kata Asep. (rls/red)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

Tambang di Gunung Pinang
ESDM Banten Tegaskan Aktivitas Tambang di Gunung Pinang Tidak Mengantongi Izin
News
Gunung Gedor Kota Serang
Wisata Gunung Gedor Kota Serang Masih Kekurangan Listrik, Air Bersih, dan Fasilitas MCK
News
Sawah di Kabupaten Serang
793,5 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Terdampak Kekeringan, 68 Hektare Gagal Panen
News
Tambang pasir
Warga Pabuaran Soroti Dugaan Limbah Tambang Pasir di Hulu Bendungan Sindangheula
News
HIV
Temuan HIV di Kota Serang Capai 81 Kasus, Kelompok LSL Terbanyak
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan