linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: 15 Hektare Sawah di Banten Kekeringan
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > 15 Hektare Sawah di Banten Kekeringan
News

15 Hektare Sawah di Banten Kekeringan

Andra
25 Agustus 2025
Share
waktu baca 2 menit
Kekeringan di Kabupaten Serang
kekeringan di Kabupaten Serang meluas
SHARE

SERANG, LINIMASSA.ID – Seluas 15 hektare sawah di Banten mengalami kekeringan selama tahun 2025, hal ini disebabkan oleh fenomena alam berupa kemarau basah.

Hal ini merupakan bencana di pertengahan tahun dan kecil kemungkinan bisa mempengaruhi produksi padi para petani di wilayah dengan produktivitas padi tinggi.

15 hektare sawah di Banten yang kekeringan notabene merupakan lahan sawah tadah hujan, yang tidak memiliki sistem pengairan yang memadai.

Plt Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi Banten Erry Yanuar mengatakan, pihaknya menerima laporan kekeringan seluas 15 hektare lahan sawah per Juni hingga Agustus 2025.

Lahan sawah di Banten yang kekeringan terjadi di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang, dengan total luas sebanyak 15 hektare.

“Kami menerima laporan per juni hingga agustus 2025 ada 15 hektare lahan sawah di Banten kekeringan,” kata Erry, Senin 25 Agustus 2025.

Sawah di Banten Kekeringan, Ini Cakupannya

Lahan sawah di Banten kekeringan, kata Erry, terjadi di Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak dengan luas tiga hektare, dan di Kabupaten Pandeglang seluas 12 hektare.

Kendati demikian, lanjut Erry, pihaknya memastikan jika saat ini kondisi belasan hektare lahan sawah di Banten tersebut sudah berangsur membaik.

“Kondisinya sudah mulai membaik, tidak sampai terjadi puso atau gagal panen,” ujarnya, Senin 25 Agustus 2025.

Lahan sawah di Banten yang tidak sampai gagal panen ini, kata Erry, disebabkan karena beberapa waktu ini wilayah Provinsi Banten berada pada kemarau basah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Artinya hujan masih kerap turun meskipun secara kalender kita memasuki musim kemarau,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya juga sudah melakukan antisipasi dengan menyiagakan brigande pompa yang bisa membantu pengairan secara mobil bagi petani.

“Alhamdulillah kita juga mendapatkan bantuan irigasi perpompaan (irpom) dari Kementerian Pertanian (Kementan) sehingga para petani bisa lebih tenang dengan tersedianya air untuk sawah mereka,” katanya.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

PJJ Tangsel Dikbud Kota Tangsel hentikan PJJ dan instruksikan PTM paska erupsi Gunung Anak Krakatau
PJJ Berakhir, Pemkot Tangsel Terapkan Pembelajaran Tatap Muka SDN-SMP
Pendidikan
Jurnalis Hilang Liput Gunung Anak Krakatau
1 Jurnalis Hilang Kontak Liput Gunung Anak Krakatau Ternyata Warga Tangsel, Ketua RT Ungkap Sosoknya
News
Gunung Anak Krakatau
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berdampak pada Kesehatan, Kasus ISPA di Banten Capai 4.500
News
Gunung Anak Krakatau
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, PJJ SMA-SMK di Banten Diperpanjang hingga 11 September
News
Jurnalis
Hari Kedua Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Keluarga Masih Menanti Kabar
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan