LINIMASSA.ID – Film Sihir Pelakor membawa kisah cinta terlarang ini ke level yang lebih mencekam dengan menggabungkan unsur cinta terlarang dan ilmu gelap, serta diangkat langsung dari kisah nyata yang sempat viral di media sosial dan podcast.
Fenomena cinta terlarang yang berujung pada kehancuran rumah tangga sudah sering diangkat dalam berbagai karya seni. Namun,
Film Sihir Pelakor terinspirasi dari pengalaman nyata seorang perempuan bernama Vita, yang kisahnya pertama kali mencuat lewat podcast RJL5 dan telah ditonton jutaan kali.
Kisah ini bercerita tentang kehancuran sebuah keluarga akibat hadirnya orang ketiga—dikenal sebagai pelakor (perebut laki orang)—yang diduga menggunakan ilmu hitam untuk merebut suami orang lain. Trauma, teror mistis, dan perubahan drastis dalam kehidupan keluarga Vita menjadi inti cerita yang diangkat ke layar lebar.
Cerita di film Sihir Pelakor bermula dari kehidupan harmonis Vita bersama kedua orang tuanya. Namun, segalanya berubah ketika sang ayah terlibat hubungan terlarang dengan seorang perempuan lain.
Tidak hanya perselingkuhan, keluarga Vita mulai mengalami kejadian-kejadian aneh dan menakutkan yang tidak bisa dijelaskan secara logika. Dari perubahan sikap sang ayah yang tiba-tiba menjadi dingin dan asing, hingga serangkaian teror gaib yang menghantui seluruh anggota keluarga.
Dalam film Sihir Pelakor ini, ilmu gelap yang digunakan dikenal dengan sebutan Sabdo Pandito—sebuah praktik sihir tingkat tinggi yang dipercaya mampu mengendalikan pikiran dan perasaan seseorang.
Sihir ini menjadi senjata bagi pelakor untuk merebut cinta dan menghancurkan keharmonisan rumah tangga orang lain. Kisah nyata ini mengingatkan bahwa praktik ilmu hitam masih menjadi bagian dari realitas sosial di beberapa kalangan masyarakat Indonesia.
Viralnya Kisah di Film Sihir Pelakor
Popularitas cerita Vita tentang kisah di film Sihir Pelakor melalui podcast RJL5 menjadi alasan utama kisah ini diangkat ke film.
Dengan penulisan naskah oleh Upi dan disutradarai Bobby Prasetyo, Film Sihir Pelakor tidak hanya menawarkan horor supranatural, tetapi juga drama emosional yang kuat. Para pemain seperti Neona Ayu, Marcella Zalianty, Fathir Muchtar, dan Asmara Abigail turut memperkuat atmosfer mencekam sekaligus menyentuh.
Selain menghadirkan ketegangan dan nuansa mistis, Film Sihir Pelakor juga menyampaikan pesan moral tentang bahaya cinta terlarang dan konsekuensi dari menggunakan ilmu hitam demi ambisi pribadi. Anak-anak dan keluarga sering kali menjadi korban utama dalam konflik rumah tangga yang melibatkan perselingkuhan dan praktik gelap.
Film Sihir Pelakor mengajak penonton untuk lebih waspada terhadap dampak buruk dari perbuatan yang melanggar norma dan etika, baik secara sosial maupun spiritual.
Film Sihir Pelakor dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 31 Juli 2025. Film ini diharapkan menjadi salah satu horor lokal yang tidak hanya menakutkan, tetapi juga menggugah kesadaran tentang pentingnya menjaga keharmonisan keluarga dan menjauhi praktik-praktik gelap yang merusak.
Film Sihir Pelakor adalah cerminan nyata bahwa cinta terlarang dan ilmu gelap bukan sekadar mitos, melainkan kisah yang benar-benar terjadi dan meninggalkan luka mendalam bagi para korbannya. Film ini menjadi pengingat bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi, dan keutuhan keluarga adalah hal yang patut dijaga dari godaan dan kejahatan apa pun.


