linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: DLH Kota Tangsel Ajak Masyarakat Jaga Kualitas Udara, untuk Masa Depan Lebih Sehat
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > DLH Kota Tangsel Ajak Masyarakat Jaga Kualitas Udara, untuk Masa Depan Lebih Sehat
News

DLH Kota Tangsel Ajak Masyarakat Jaga Kualitas Udara, untuk Masa Depan Lebih Sehat

LinimassaNews
6 Mei 2025
Share
waktu baca 3 menit
DLH Kota Tangsel
DLH Kota Tangsel mengajak masyarakat untuk menjaga kualitas udara sehat untuk masa depan lebih sehat dan berkelanjutan.
SHARE

LINIMASSA, TANGSEL – DLH Kota Tangsel berupaya menjaga kualitas udara agar tetap baik. Kualitas udara di kota termuda di Banten itu terus dipantau setiap hari.

Pantauan melalui penyedia pemantau kualitas udara SPAKUA pada Kamis, 26 April 2025 dilaporkan kondisi ISPU di Kota Tangsel sebesar 73 dalam kategori sedang. Sebelumnya, pada 27 Februari 2025, Kota Tangsel mendapat sebagai kualitas udara tidak sehat dengan ISPU sebesar 105 pada jam 15.00 WIB.

Data dari DLH Kota Tangsel penyebab kualitas udara tidak sehat itu akibat tiga hal. Yakni disebabkan emisi kendaraan bermotor yang jumlahnya semakin bertambahnya kendaraan pribadi meningkatkan emisi gas buang.

Selain itu, pembakaran sampah juga menjadi penyebab tingginya polusi udara di Tangsel. Pasalnya, praktik ini masih banyak ditemukan di berbagai wilayah. Serta minimnya ruang terbuka hijau sehingga kurangnya vegetasi memperburuk kualitas udara.

Paparan jangka panjang terhadap udara yang tercemar itu dapat menyebabkan gangguan pernapasan, penyakit kardiovaskular hingga fungsi kognitif.

Menurut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun 2025 di Indonesia diperkirakan akan dimulai pada bulan April hingga Mei, dengan puncaknya terjadi antara bulan Juni hingga Agustus, tergantung pada wilayah masing-masing.

Untuk wilayah Jawa bagian barat, termasuk Tangerang Selatan, musim kemarau diprediksi akan mencapai puncaknya pada bulan Juni atau Juli 2025.

Upaya Pemkot Tangsel Hadapi Musim Kemarau

Untuk mengantisipasi hal tersebut Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah merancang beberapa kebijakan untuk mengatasi masalah ini, termasuk:​

  • Pengembangan Transportasi Ramah Lingkungan: Mendorong penggunaan transportasi umum dan kendaraan listrik.
  • Peningkatan Ruang Terbuka Hijau: meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau untuk menyerap polutan dengan melakukan gerakan menanam pohon
  • Penegakan Hukum terhadap Pembakaran Sampah: Memberikan sanksi bagi pelanggar.​
  • Pengembangan Bangunan Gedung Hijau : mendorong Pembangunan yang ramah lingkungan

Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel mengajak, masyarakat untuk turut serta menjaga kualitas udara di Tangsel tetap baik.

Seperti dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum atau menggunakan sepeda. Tidak membakar sampah sembarangan dan menanam pohon untuk meningkatkan vegetasi di sekitar tempat tinggal.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kualitas udara yang bersih adalah hak setiap warga. Mari bersama-sama mengambil tindakan nyata untuk masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan,”.(Adv)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Hotel
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak ke Pariwisata Banten, 70 Persen Booking Hotel Batal
News
Ponpes
Oknum Pimpinan Ponpes di Kramatwatu Dilaporkan ke Polda Banten, Diduga Cabuli Santriwati 14 Tahun
News
ISPA
Kasus ISPA di Banten Tembus 4.498 Saat Gunung Anak Krakatau Erupsi
News
Sawah di Kota Serang
17 Hektare Sawah di Kota Serang Gagal Panen
News
arisan fiktif
Puluhan Warga Lebak-Pandeglang Diduga Jadi Korban Arisan Fiktif, Kerugian Rp2,8 Miliar
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan