linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Pilar Ungkap Penyebab Banjir di Pondok Maharta Tangsel
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pemerintahan > Pilar Ungkap Penyebab Banjir di Pondok Maharta Tangsel
Pemerintahan

Pilar Ungkap Penyebab Banjir di Pondok Maharta Tangsel

LinimassaNews
5 Maret 2025
Share
waktu baca 2 menit
Banjir di Pondok Maharta
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan soal banjir di Pondok Maharta di Gedung DPRD Kota Tangsel, Rabu, 5 Maret 2025.
SHARE

LINIMASSA.ID, TANGSEL – Banjir di Pondok Maharta, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel kembali terjadi  pada Senin-Rabu (3-4 Maret 2025). Padahal, akhir 2024 lalu, banjir diklaim sudah teratasi. Apa penyebab banjir di Pondok Maharta?

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengungkap, penyebab banjir di Pondok Maharta itu. Salah satunya yakni kurangnya pompa penyedot air lantaran debit air yang cukup tinggi.

“Waktu di akhir tahun kemarin sempet ada hujan, cuman alhamdulillah tidak sampai banjir. Tapi pas kemaren dengan debit yang cukup tinggi di Jabodetabek, memang ini perlu penambahan lagi pompa,” kata Pilar soal banjir di Pondok Maharta usai rapat paripurna di DPRD Kota Tangsel, Rabu, 5 Maret 2025.

Pilar menuturkan, banjir di Pondok Maharta itu juga disebabkan lantaran adanya sepadan aliran sungai yang belum diturab dan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Banten.

“Kemaren saya sudah survei dengan dinas bina marga dan ada beberapa turab. Di Pondok Maharta itu ada sisi-sisi yang harus dipasangi (turab-red). Tapi itu adalah kewenangan dari provinsi, kita juga sudah mengajukan ke Dinas Bina Marga Provinsi Banten,” tuturnya.

Tak hanya itu, Pilar menjelaskan, dalam menangani banjir luapan dari sungai, perlu penanganan dari hulu hingga ke hilir.

“Di hulu kan ini kiriman dari Bogor. Hilirnya kan kita buang ke Kota Tangerang. Kami harap, dimomentum sinergitas yang baik ini, Pemkot Tangerang bisa dimediasi oleh Pemprov Banten supaya aliran sungai di Kota Tangerang juga diperlebar,” jelasnya.

“Supaya jalur aliran ini berjalan dengan baik. Saat kemarin hujan tinggi antrean airnya luar biasa, jadi tidak lancar. Mudah-mudahan ke depan berjalan lancar,” harap Pilar.

Diketahui sebelumnya, BPBD Kota Tangsel mencatat banjir di Tangsel terjadi di 11 titik dan berdampak pada 1.000 rumah warga yang terendam. Salah satunya yakni di Pondok Maharta yang belakangan jadi langganan banjir setiap tahunnya.

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
26 Mei 2026
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Ansor Kota Tangsel
Duga Tabrak Aturan, Ansor Kota Tangsel Ajukan Keberatan ke Gubernur Banten Soal Bambang Noertjahjo Jadi Sekda
News
SPMB 2026
Wali Kota Cilegon Tegaskan SPMB 2026 Harus Bersih, Kepsek Terancam Dicopot Jika Terlibat Jual Beli Kursi
News
rokok ilegal
8,2 Juta Batang Rokok Ilegal Diamankan di Lintasan Merak–Bakauheni
News
Tahu dan tempe
Pengusaha Tahu dan Tempe di Kota Serang Terimbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
News
Dana Desa
Rp1 Miliar Dana Desa Petir Diduga Ludes untuk Judi Online dan Pinjaman Online
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?