linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Viral Shoji Morimoto: ‘Do-Nothing Man’ yang Menghasilkan Rp 1,3 Miliar dari Ketidakaktifan
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Gaya Hidup > Viral Shoji Morimoto: ‘Do-Nothing Man’ yang Menghasilkan Rp 1,3 Miliar dari Ketidakaktifan
Gaya Hidup

Viral Shoji Morimoto: ‘Do-Nothing Man’ yang Menghasilkan Rp 1,3 Miliar dari Ketidakaktifan

Andra 9 Februari 2025
Share
waktu baca 4 menit
Shoji Morimoto
Shoji Morimoto, pria asal Jepang yang viral
SHARE

LINIMASSA.ID- Shoji Morimoto, seorang pria asal Jepang, telah mencuri perhatian publik dengan pekerjaan uniknya yang dikenal sebagai ‘Do-Nothing Man’.

Dalam dunia yang sering kali menekankan produktivitas dan kerja keras, Morimoto berhasil membuktikan bahwa terkadang, tidak melakukan apa-apa pun bisa mendatangkan keuntungan yang signifikan.

Dalam setahun, Shoji Morimoto berhasil mengumpulkan sekitar Rp 1,3 miliar hanya dengan menerima permintaan layanan yang tidak memerlukan banyak usaha.

Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan bahwa ada banyak cara untuk mencari nafkah di luar norma-norma tradisional.

Shoji Morimoto memulai kariernya yang tidak biasa ini setelah dipecat dari pekerjaan kantornya pada tahun 2018.

Pengalaman pahit tersebut justru menjadi titik balik dalam hidupnya. Alih-alih merasa putus asa.

Ia memutuskan untuk menciptakan pekerjaan yang tidak biasa ini sebagai respons terhadap kritik yang sering ia terima terkait kurangnya inisiatif.

Dengan semangat untuk menemukan makna baru dalam hidupnya, Morimoto mulai menawarkan layanan menemani orang dalam berbagai situasi.

Pekerjaan Shoji Morimoto

Sering kali tampak sepele namun memiliki dampak yang besar bagi kliennya.Layanan yang ditawarkan Morimoto sangat beragam.

Ia sering kali diminta untuk menemani orang-orang dalam momen-momen penting, seperti menunggu pelari maraton di garis finish, mengganti teman yang tidak bisa menghadiri konser, atau bahkan melakukan panggilan video untuk menghibur klien yang merasa bosan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dalam setahun, Morimoto berhasil menerima sekitar 1.000 permintaan, dengan tarif yang bervariasi antara 10.000 hingga 30.000 yen per sesi.

Dengan total penghasilan sekitar 80.000 dolar AS, setara dengan Rp 1,3 miliar, Morimoto menunjukkan bahwa ada pasar untuk layanan yang tidak konvensional ini.

Sejak akhir 2024, Morimoto mulai menerapkan model pembayaran sukarela, yang memungkinkan klien untuk membayar sesuai dengan kepuasan mereka terhadap layanan yang diberikan.

Meskipun ia tidak yakin akan keberlanjutan model ini, Morimoto menekankan bahwa pekerjaannya lebih dari sekadar mencari nafkah; ia menjalani hidup dan menikmatinya.

Ia percaya bahwa setiap pengalaman yang didapat dari pekerjaannya adalah berharga, dan ia merasa senang bisa menjadi bagian dari momen-momen penting dalam hidup orang lain.Namun, tidak semua permintaan yang diterimanya dapat ia penuhi.

Morimoto dengan tegas menolak beberapa permintaan, termasuk layanan yang bersifat seksual, karena ia sudah menikah dan memiliki anak.

Ia juga menolak untuk menghadiri konser pop, mengingat ketidaktahuannya tentang musik tersebut.

Keputusan-keputusan ini menunjukkan integritas dan prinsip yang dipegangnya, meskipun ia berada dalam posisi yang tidak biasa.

Morimoto mendeskripsikan dirinya sebagai seorang introvert, yang membuat pekerjaan menemani orang lain sangat sesuai dengan kepribadiannya.
Ia merasa nyaman dalam perannya yang tidak menonjol, dan ia menikmati interaksi yang terjadi dalam konteks yang tidak mengharuskannya untuk tampil.

Meskipun terkadang ia harus menghadapi situasi yang menantang, Morimoto menganggap setiap pengalaman sebagai kesempatan untuk belajar dan tumbuh.

Kisah Shoji Morimoto adalah contoh nyata bahwa ada banyak cara untuk menjalani hidup dan mencari nafkah.

Dalam dunia yang sering kali terjebak dalam rutinitas dan tekanan untuk selalu produktif, Morimoto mengingatkan kita bahwa terkadang, tidak melakukan apa-apa pun bisa menjadi pilihan yang valid dan menguntungkan.

Dengan pendekatan yang unik dan filosofi hidup yang sederhana, ia telah berhasil menciptakan ruang bagi dirinya sendiri di dunia yang penuh dengan harapan dan kemungkinan.

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
26 November 2025
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

SPPG Karangtanjung
Dapur MBG SPPG Karangtanjung Belum Kantongi Sertifikat Higiene, Operasional Tetap Berjalan
News
Pemkot Serang
Tangani Banjir di Berbagai Wilayah, Pemkot Serang Ajukan Bantuan ke Provinsi dan Pusat
News
Tambang ilegal di Cilegon
Pemprov Banten Tutup Tambang Ilegal di Cilegon, Satgas Petakan Lokasi di Ciwandan dan JLS
News
Rekonstruksi
Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Anak Kader PKS Dilaksanakan Tertutup di BBS 3
News
Huntara Cigobang
Bertahan Menginap di Kantor Bupati, Warga Huntara Cigobang Tuntut Kejelasan Hunian Permanen
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?