linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Gas Elpiji 3 Kg Kembali Bisa Dibeli di Warung Kelontong
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Gas Elpiji 3 Kg Kembali Bisa Dibeli di Warung Kelontong
News

Gas Elpiji 3 Kg Kembali Bisa Dibeli di Warung Kelontong

Wivyh
8 Februari 2025
Share
waktu baca 2 menit
Gas Elpiji 3 Kg
Sejumlah warung kelontong terlihat sudah bisa menjual gas elpiji 3 Kg.
SHARE

Tangerang, LINIMASSA.ID – Drama pencarian gas elpiji 3 Kg sempat membuat warga kelimpungan. Demi mendapatkan gas elpiji 3 Kg warga harus rela mengantre di pangkalan berjam-jam lantaran adanya kebijakan, selain pangkalan warung atau pengecer tidak boleh menjual gas elpiji 3 Kg tersebut.

Tapi kini peraturan itu diubah oleh Presiden Prabowo yang telah menginstruksikan perubahan status pengecer menjadi sub-pangkalan sebagai distributor resmi gas LPG bersubsidi di semua daerah, termasuk di Kota Tangerang.

Kini, sejumlah pengecer atau warung kelontong di Kota Tangerang terlihat berangsur mulai kembali menjual gas bersubsidi tersebut.

Sejumlah warung di Jalan Soleh Ali, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang sudah menjajakan kembali gas melon bersubsidi tersebut.

Pemilik warung, Fatimah mengatakan, dirinya mulai menjual elpiji 3 kg sejak kemarin dan saat ini tersedia sekitar 10 tabung dengan harga jual Rp22 ribu per tabungnya.

“Saya dibatasi hanya 10 tabung setiap harinya dari pangkalan. Tapi memang yang saya dengar belum di semua pengecer ada. Karena katanya masih bergilir sampai akhirnya kembali merata tersedia di warung-warung,” kata Fatimah, Jumat 7 Februari 2025.

Di Margasari juga terpantau para pengecer atau warung mulai menjual gas elpiji 3 Kg per hari ini. Pemilik Warung Egi menyatakan, hari ini tersedia 19 tabung di warungnya.

“Dari pangkalan masih ada pembatasan untuk ke pengecer, katanya pangkalan juga harus mengakomodir masyarakat yang beli langsung ke pangkalan. Jadi, kami pengecer cukup diberikan batasan pengambilan,” ujar Egi.

Sebelumnya, Pemkot Tangerang mendukung penuh realisasinya instruksi Presiden Prabowo yang disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia yang mengubah status pengecer menjadi sub-pangkalan agar pola distribusi gas elpiji bersubdisi dapat tersalurkan secara baik kepada masyarakat.

Saat ini, di Kota Tangerang telah tersedia 52 agen dan 1.100 pangkalan resmi yang dapat dijangkau masyarakat dengan HET Rp19 ribu. Pemkot Tangerang pun tengah menunggu aturan sub-pangkalan untuk dapat segera direalisasikan ke warung-warung menjadi lokasi resmi pengecer dengan harga jual yang juga ditetapkan.

- Advertisement -
Ad imageAd image
Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
26 Mei 2026
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Ansor Kota Tangsel
Duga Tabrak Aturan, Ansor Kota Tangsel Ajukan Keberatan ke Gubernur Banten Soal Bambang Noertjahjo Jadi Sekda
News
SPMB 2026
Wali Kota Cilegon Tegaskan SPMB 2026 Harus Bersih, Kepsek Terancam Dicopot Jika Terlibat Jual Beli Kursi
News
rokok ilegal
8,2 Juta Batang Rokok Ilegal Diamankan di Lintasan Merak–Bakauheni
News
Tahu dan tempe
Pengusaha Tahu dan Tempe di Kota Serang Terimbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
News
Dana Desa
Rp1 Miliar Dana Desa Petir Diduga Ludes untuk Judi Online dan Pinjaman Online
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?