linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Kolaborasi! PWI Banten, IJTI dan AJI Soroti Keamanan dan Kesejahteraan Wartawan
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Kolaborasi! PWI Banten, IJTI dan AJI Soroti Keamanan dan Kesejahteraan Wartawan
News

Kolaborasi! PWI Banten, IJTI dan AJI Soroti Keamanan dan Kesejahteraan Wartawan

LinimassaNews
17 Januari 2025
Share
waktu baca 2 menit
PWI Banten
Pengurus PWI Banten bersama dengan pengurus IJTI Banten dan AJI Jakarta biro Banten usai diskusi jurnalis di Serang, Kamis, 16 Januari 2025.
SHARE

BANTEN, LINIMASSA.ID – Pengurus IJTI, AJI dan PWI Banten menyoroti soal keamanan wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik di Provinsi Banten.

Topik itu dibahas salam pertemuan dalam diskusi jurnalis di Serang, pada Kamis, 16 Januari 2025.

Diskusi itu diikuti oleh Ketua PWI Banten Mashudi, Sekretaris PWI Banten Hari Wibowo atau Kibo, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Banten Delfion Saputra, Ketua IJTI Banten Adhi Masda,  dan Koordinator AJI Jakarta biro Banten Muhamad Iqbal.

Ketua IJTI Banten Adhi Masda mengatakan, nasib jurnalis stringer televisi di Banten hingga kini masih berada di titik rawan.

Meski mereka menjadi ujung tombak peliputan di daerah-daerah, tidak adanya perjanjian kerja resmi membuat posisi mereka kian terpinggirkan. Kondisi ini berdampak langsung pada perlindungan dan keamanan saat mereka bertugas, terutama dalam situasi berisiko tinggi di lapangan.

Tanpa status formal sebagai karyawan, para stringer sering kali bekerja tanpa asuransi, jaminan kesehatan, atau perlindungan hukum. Situasi ini memicu keprihatinan karena tugas mereka sering melibatkan liputan konflik, bencana alam, atau demonstrasi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Sayangnya, kontribusi besar mereka dalam menyuplai informasi visual berkualitas untuk tayangan berita sering kali tidak sebanding dengan perlakuan yang mereka terima.

Adhi menekankan, perlu ada kolaborasi dalam mendorong perlindungan wartawan yang bertugas di Provinsi Banten, baik dari sisi kerentanan keamanannya dalam bertugas, maupun upaya mendorong kesejahterannya.

Menurutnya, saat ini wartawan di Banten khususnya wartawan televisi yang berstatus stringer masih rentan terhadap masalah saat menjalankan tugas jurnalistiknya di lapangan.

“Maka itu perlu ada program seperti advokasi demi menjamin perlindungan teman-teman yang bertugas di lapangan,” ungkapnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

PWI Banten Siap Kolaborasi

Di tempat yang sama, Ketua PWI Banten Mashudi mengatakan, ada hal yang harus dilakukan bersama oleh organisasi konstituen Dewan Pers dalam mendorong solusi persoalan tersebut.

“Ada satu hal yang sama. Kita ingin ke depan ada yang kita lakukan bersama. Kita ada sinergi dan kolaborasi, penguatan wartawan pun akan bagus,” kata Mashudi.

“Kalau penguatan kita lakukan bersama, berkolaborasi, ini memiliki harapan luar biasa, karya jurnalistik itu akan diapresiasi positif,” tegas Mashudi.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

WNA
756 WNA Urus Surat Keterangan Tempat Tinggal di Kabupaten Serang
News
Buruh di Banten
Buruh di Banten Rentan Terjerat Judol dan Pinjol Ilegal
News
Tambang di Gunung Pinang
ESDM Banten Tegaskan Aktivitas Tambang di Gunung Pinang Tidak Mengantongi Izin
News
Gunung Gedor Kota Serang
Wisata Gunung Gedor Kota Serang Masih Kekurangan Listrik, Air Bersih, dan Fasilitas MCK
News
Sawah di Kabupaten Serang
793,5 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Terdampak Kekeringan, 68 Hektare Gagal Panen
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan