LINIMASSA.ID – Banyak orang masih merasa kesulitan dalam public speaking, sering kali terbata-bata atau tidak lancar saat berbicara di depan umum.
Namun, banyak orang yang merasa kesulitan untuk menguasai keterampilan ini karena beberapa hambatan.
Empat faktor utama yang sering menghambat public speaking adalah rasa malu, minder, malas, dan mood yang tidak stabil atau moody. Bagaimana cara mengatasi hambatan-hambatan ini?
Public speaking atau berbicara di depan umum adalah keterampilan penting yang diperlukan dalam dunia profesional maupun personal.
Michael, seorang konten kreator di Instagram, membagikan tips berharga untuk mengatasi masalah ini dengan menggunakan kerangka 3P: Pembukaan, Penyampaian, dan Penutup.
1. Pembukaan yang Jelas
Mulailah dengan pembukaan yang menarik dan jelas. Sampaikan tujuan dari pembicaraan kamu agar pendengar tahu apa yang akan mereka dengar. Pembukaan yang baik akan menarik perhatian dan mempersiapkan pendengar untuk informasi yang akan disampaikan.
2. Penyampaian yang Terstruktur
Fokuslah pada poin-poin utama yang ingin kamu sampaikan. Hindari menulis skrip panjang; cukup catat poin-poin penting. Misalnya:
* Apa masalahnya?
* Kenapa penting?
* Solusinya apa?
Dengan fokus pada poin utama, cerita kamu akan lebih runtut dan mudah dipahami oleh pendengar.
Michael juga merekomendasikan metode STAR untuk bercerita:
* Situasi: Berikan konteks yang jelas.
* Tugas: Jelaskan apa yang perlu dilakukan.
* Aksi: Ceritakan tindakan yang diambil.
* Result: Tunjukkan hasil dari tindakan tersebut.
Metode ini membantu membuat cerita lebih to the point dan menghindari pembicaraan yang bertele-tele.
3. Penutup yang Mengena
Akhiri pembicaraan dengan kesimpulan yang merangkum poin-poin utama. Pastikan pendengar memahami inti dari pembicaraan kamu, sehingga mereka dapat membawa pulang informasi yang berharga.
Jangan takut untuk berhenti sejenak. Pause dapat membantu pendengar mencerna informasi dan memberi kamu waktu untuk berpikir. Jika merasa blank, ambil napas dalam-dalam dan lanjutkan dengan tenang.
Dengan menerapkan kerangka 3P dan tips dari Michael, kamu dapat meningkatkan kemampuan public speaking dan menyampaikan pesan dengan lebih efektif. Selamat mencoba!
Rasa Malu Jadi Hambatan Public Speaking

Rasa malu saat public speaking adalah hal yang umum dialami banyak orang. Berdasarkan survei dari National Institute of Mental Health, sekitar 73% populasi mengalami kecemasan saat berbicara di depan umum.
Namun, dengan teknik yang tepat, rasa malu dapat diatasi. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda terapkan untuk mengatasi rasa malu saat public speaking.
1. Pahami dan Terima Rasa Malu
Rasa malu merupakan respons alami tubuh terhadap situasi yang dianggap mengancam. Dr. Jillian Pransky menjelaskan bahwa mengenali dan menerima perasaan ini adalah langkah penting pertama . Lihat rasa malu sebagai tanda bahwa tubuh Anda sedang mempersiapkan diri untuk tampil, alih-alih menekannya.
2. Persiapan yang Matang
Persiapan adalah kunci utama untuk mengurangi rasa malu. Menurut Dale Carnegie, penulis “Public Speaking for Success”, semakin Anda siap, semakin berkurang rasa gugup yang muncul . Kenali materi Anda dengan baik, riset, dan lakukan latihan berulang kali.
3. Gunakan Teknik Visualisasi
Visualisasi kesuksesan adalah cara yang efektif untuk mengatasi kecemasan. Dr. Richard Wiseman menyarankan untuk membayangkan diri Anda berbicara dengan percaya diri di depan audiens . Teknik ini membantu menenangkan pikiran dan mempersiapkan diri untuk situasi nyata.
4. Pernapasan dan Relaksasi
Teknik pernapasan, seperti metode 4-7-8 yang direkomendasikan oleh Dr. Andrew Weil, efektif untuk menenangkan sistem saraf . Cobalah tarik napas selama 4 detik, tahan 7 detik, dan hembuskan 8 detik sebelum dan selama presentasi untuk mengurangi kecemasan.
5. Ubah Perspektif tentang Audiens
Alih-alih melihat audiens sebagai kritikus, anggap mereka sebagai pendukung yang ingin Anda sukses. Psikolog sosial Amy Cuddy merekomendasikan untuk fokus pada nilai yang Anda berikan kepada audiens daripada memikirkan penilaian mereka terhadap Anda .
6. Latihan di Depan Cermin atau Rekam Diri Sendiri
Latihan di depan cermin atau merekam diri sendiri adalah cara efektif untuk mengamati bahasa tubuh, ekspresi, dan suara Anda. Toastmasters International sangat menganjurkan metode ini untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam public speaking .
7. Manfaatkan Bahasa Tubuh
Penelitian dari Amy Cuddy menunjukkan bahwa melakukan “power pose” selama dua menit sebelum berbicara dapat meningkatkan hormon kepercayaan diri (testosteron) dan menurunkan hormon stres (kortisol) .
8. Fokus pada Pertumbuhan, Bukan Kesempurnaan
Psikolog Carol Dweck menekankan pentingnya “growth mindset” keyakinan bahwa kemampuan dapat berkembang melalui latihan dan pembelajaran . Setiap kesempatan berbicara di depan umum adalah peluang untuk belajar, jadi jangan fokus pada kesempurnaan.
Dengan menerapkan langkah-langkah ini secara konsisten, Anda bisa mengatasi rasa malu dan menjadi pembicara yang lebih percaya diri. Ingat, setiap pembicara hebat pernah mengalami rasa malu, dan dengan dedikasi, Anda juga bisa mengatasinya.



