linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Hasil Uji Laboratorium Sungai Ciujung Terbukti Tercemar
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Hasil Uji Laboratorium Sungai Ciujung Terbukti Tercemar
News

Hasil Uji Laboratorium Sungai Ciujung Terbukti Tercemar

Andra
26 November 2024
Share
waktu baca 3 menit
Sungai Ciujung
Sungai Ciujung terbukti tercemar berdasarkan hasil uji laboratorium
SHARE

SERANG, LINIMASSA.ID – Hasil uji laboratorium terakhir yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kabupaten Serang untuk menguji kualitas air Sungai Ciujung telah keluar.

Hasilnya ada sebanyak empat parameter yang ditemukan melebihi ambang batas yakni Total Dissolve Solid (TDS), Chemical Oxygen Demand (COD), Biological Oxygen Demand (BOD) serta Fecal Coli.

Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang, Muas Sisul Haq mengatakan, pihaknya melakukan pengambilan sempel di Sungai Ciujunguntuk uji laboratorium pada tanggal 28 Oktober lalu.

Pengambilan sampel dilakukan di delapan titik lokasi mulai dari jembatan Kolelet, Kecamatan Tunjung Teja hingga ke Jembatan Jongjing, Kecamatan Tanara. Dari delapan titik tersebut, ada sebanyak tiga titik yang menunjukkan adanya penurunan kualitas air, baik secara parameter fisik maupun parameter kimia.

“Tiga lokasi di Sungai Ciujung yang menunjukan adanya parameter kimia yang melebihi baku mutu yaitu di Kamaruton, Kecamatan Lebak Wangi, Ragas Masigit Kecamatan Carenang serta di Jongjing Kecamatan Tanara,” katanya Selasa 25 November 2024.

Ia mengungkapkan, dari 18 parameter yang diuji, ada sebanyak empat parameter yang melebihi baku mutu yang telah ditetapkan. Ke empat parameter itu ialah TDS, COD, BOD serta Fecal Coli.

“TDS menggambarkan jumlah senyawa organik dan anorganik di perairan dan garam mineral dari laut. Untuk BOD dan COD menggambarkan beban organik, ini bisa dari limbah industri baik industri makanan maupun industri kertas ataupun limbah domestik. Sementara untuk Fecal Coli biasanya dari lebih cenderung limbah domestik dari manusia baik dari air kencing ataupun tinja,” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk kadar pencemaran di titik Jonjing, Kecamatan Tanara masuk dalam kategori berat. Pasalnya hasil uji pada bulan 28 Oktober menunjukan kandungan empat zat sangat tinggi.

Sungai Ciujung
Sungai Ciujung terbukti tercemar

“Untuk BOD 31 miligram per liter, normalnya 3 miligram per liter, COD 108 miligram per liter normalnya 25 miligram per liter, TDS 15.000 miligram per liter normalnya 1000 miligram per liter sementara untuk Fecal Coli 5.000 miligram per liter, normalnya 1000 miligram per liter,’ ujarnya.

Ia mengaku, dengan tingginya empat zat tersebut, membuat air Sungai Ciujung tidak bisa dimanfaatkan baik oleh manusia, tumbuhan atau bahkan ikan. Untuk itu, ia merekomendasikan agar warga sementara waktu tidak menggunakan air sungai Ciujung untuk aktifitas apapun, hingga nanti air sungai normal kembali.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kalau oleh manusia, ini bisa mengakibatkan penyakit kulit, pada ikan, ini bisa menghambat kerja insang sehingga terluka dan membuatnya kesulitan bernafas. Lalu untuk tanaman, ketika akar kena BOD dan COD itu kinerja akar menyerap unsur haranya terganggu, bahkan bisa menyebabkan tanaman mati,” pungkasnya.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

WNA
756 WNA Urus Surat Keterangan Tempat Tinggal di Kabupaten Serang
News
Buruh di Banten
Buruh di Banten Rentan Terjerat Judol dan Pinjol Ilegal
News
Tambang di Gunung Pinang
ESDM Banten Tegaskan Aktivitas Tambang di Gunung Pinang Tidak Mengantongi Izin
News
Gunung Gedor Kota Serang
Wisata Gunung Gedor Kota Serang Masih Kekurangan Listrik, Air Bersih, dan Fasilitas MCK
News
Sawah di Kabupaten Serang
793,5 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Terdampak Kekeringan, 68 Hektare Gagal Panen
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan