linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Wacana Penghapusan Zonasi PPDB Ditentang, P2G: Jangan Tergesa-gesa
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pendidikan > Wacana Penghapusan Zonasi PPDB Ditentang, P2G: Jangan Tergesa-gesa
Pendidikan

Wacana Penghapusan Zonasi PPDB Ditentang, P2G: Jangan Tergesa-gesa

Wivyh
23 November 2024
Share
waktu baca 2 menit
zonasi PPDB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat berkunjung ke SMKN 3 Tangerang, Kamis, 21 November 2024. Gibran meminta ke Menteri Pendidikan agar sistem zonasi PPDB dihapuskan.
SHARE

Jakarta, LINIMASSA.ID – Perihal pernyataan Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka terkait ingin menghapus sistem zonasi PPDB, dinilai Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) terlalu tergesa-gesa.

Sebab menurut Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim, pemerintah jangan asal langsung menghapus kebijakan dari PPDB zonasi ini tanpa melakukan kajian akademik.

“Pernyataan Wapres Gibran Rakabuming Raka yang akan menghapus sistem zonasi PPDB kesannya tergesa-gesa dan reaksioner,” katanya melalui keterangan tertulis, Jumat 22 November 2024.

Salim menambahkan, jangan asal menghapus saja Zonasi PPDB, tanpa adanya kajian akademik yang objektif dan tanpa melibatkan partisipasi publik yang bermakna.

Masih diakui Salim, ia selama ini, juga belum melihat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Muti sudah melakukan kajian dan pelibatan publik yang melibatkan orangtua, organisasi pendidikan, organisasi guru, akademisi, meski sudah mengundang kepala dinas pendidikan dari berbagai daerah.

Salim menilai, meski sudah mengundang kepala dinas pendidikan seluruh Indonesia, tetapi publik belum melihat bagaimana hasil rekomendasinya.

Ia mewanti-wanti, jangan sampai keputusan mendadak menghapus sistem PPDB zonasi ini berdampak kontraproduktif kepada siswa dan sistem pendidikan secara umum.

“Mulai dari makin tingginya angka putus sekolah, menciptakan kastaisasi sekolah kembali, biaya pendidikan di sekolah swasta makin mahal, dan anak-anak dari keluarga miskin makin tertinggal jauh di belakang,” ujarnya.

Salim menyebut, yang dibutuhkan saat ini adalah evaluasi dan kajian mendalam mengenai sistem zonasi PPDB.

“Misalnya, jika dilanjutkan, perbaikannya di aspek apa saja,” akunya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Jika pun zonasi PPDB harus dihapus, maka harus disiapkan dengan seksama. Seperti bagaimana sistem penggantinya bagaimana skema masuk sekolah negeri?

“Serta bagaimana dampak negatif terhadap pemenuhan hak-hak anak? Dampak terhadap sistem pendidikan nasional? Ini juga harus dikaji,” tutupnya.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Ledakan di Pasar CImanggis Ciputat
Ledakan Dahsyat Gudang MBG di Pasar Cimanggis Tangsel
News
Ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat
PMI Kota Tangsel Terjunkan Relawan Bantu Korban Ledakan di Pasar Manggis Ciputat
News
kontrakan
Rumah Kontrakan di Cilegon Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta
News
Serpong Lagoon
146 Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Air PAM Perumahan Diduga Tercemar
News
PKL
Usai Didemo PKL, Pemkot Cilegon Siapkan Lahan Relokasi 2.000 Meter Persegi di Bonakarta
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan