linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Akhir Pelarian Hendry Lie, Ditangkap Gegara Paspor Tak Bisa Diperpanjang
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Akhir Pelarian Hendry Lie, Ditangkap Gegara Paspor Tak Bisa Diperpanjang
News

Akhir Pelarian Hendry Lie, Ditangkap Gegara Paspor Tak Bisa Diperpanjang

LinimassaNews
19 November 2024
Share
waktu baca 3 menit
Hendry Lie
Mantan Bos Sriwijaya Air Hendry Lie diringkus Kejagung terlibat TPPU kasus timah, Senin, 18 November 2024 di Bandara Soekarno-Hatta.
SHARE

Jakarta, LINIMASSA.ID – Hendry Lie yang merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pengelolaan timah, PT Timah Tbk. secara diam-diam pulang ke Jakarta. 

Hendry Lie ditangkap pada 18 November 2024, di Bandara Soekarno setelah tiba dari Singapura pada dini hari. 

Abdul Qohar, selaku Dirdik Jampidsus Kejagung  menjelaskan, Hendry Lie pulang diam-diam untuk menghindari petugas, tetapi keberadaan Hendry sudah dimonitor Kejagung. 

“Yang pasti diam-diam itu dengan maksud menghindari petugas, tapi kan kita sudah monitor keberadannya,” kata Abdul Qohar dalam konferensi pers, Selasa dini hari, 19 November 2024. 

Pada 29 Februari 2024, Hendry Lie pernah diperiksa penyidik sebagai saksi. Namun, saat hendak didalami perannya dalam pemeriksaan kedua, mantan bos Sriwijaya Air itu tidak hadir.  

“Tim Penyidik Jampidsus telah melakukan pemanggilan beberapa kali secara patut terhadap Hendry Lie, namun yang bersangkutan tidak hadir memenuhi panggilan tersebut,” papar Abdul Qohar. 

Belakangan diketahui bahwa Hendry tengah menjalani perawatan di Mount Elizabeth Hospital, Singapura karena sakit. Hal ini diketahui dari informasi yang diberikan otoritas imigrasi Singapura. Hendry Lie berada di sana sejak 25 Maret 2024. 

“Dari sana kami mencari informasi ternyata sejak 25 Maret 2024 Hendry Lie berada di Singapura,” tambah dia.

“Info yang kami dapat, dia menjalani pengobatan. Kemudian, baru kali ini kita lakukan penangkapan saat yang bersangkutan kembali ke Indonesia secara diam-diam,” tambahnya. 

Terkait kepulangan Hendry Lie ke Indonesia, diakui Abdul Qohar pihaknya telah melakukan monitoring. 

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kita bisa tau karena peyidik memonitor. Ada perwakilan atase yang ada di Singapura, ada Tim Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) yang mengikuti dan memantau pergerakan Hendry Lie,” tegas dia. 

Hendry Lie berhasil digiring pulang ke Indonesia

karena paspor yang bersangkutan tidak bisa diperpanjang. Kejagung telah melakukan kerja sama dengan imigrasi. 

Kejagung kemudian melakukan penarikan paspor RI atas nama Hendry Lie. “Jadi untuk kepulangan ke Indonesia karena paspornya Hendry Lie berakhir pada 27 November 2024 sehingga tidak dimungkinkan perpanjangan, karena penyidik sudah melayangkan surat ke imigrasi Singapura untuk melakukan penarikan paspor,” tegasnya. 

Hendry Lie yang merupakan mantan bos Sriwijaya Air itu merupakan tersangka ke-22 dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi tata niaga timah di wilayah IUP pertambangan PT Timah Tbk, 2015-2022. 

Hendry Lie disangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. 

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Hotel
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak ke Pariwisata Banten, 70 Persen Booking Hotel Batal
News
Ponpes
Oknum Pimpinan Ponpes di Kramatwatu Dilaporkan ke Polda Banten, Diduga Cabuli Santriwati 14 Tahun
News
ISPA
Kasus ISPA di Banten Tembus 4.498 Saat Gunung Anak Krakatau Erupsi
News
Sawah di Kota Serang
17 Hektare Sawah di Kota Serang Gagal Panen
News
arisan fiktif
Puluhan Warga Lebak-Pandeglang Diduga Jadi Korban Arisan Fiktif, Kerugian Rp2,8 Miliar
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan