LINIMASSA.ID – Aktor dan penyanyi Lee Seung Gi saat ini tengah menjadi sorotan setelah tindakannya sebagai juri di acara survival show terbaru, Starlight Boys, dinilai terlalu keras terhadap para peserta pelatihan (trainee).
Starlight Boys merupakan program kerja sama Korea Selatan dan Tiongkok untuk membentuk boy group baru, yang tayang perdana melalui iQIYI dan SBS pada 26 Oktober 2024.
Acara Starlight Boys ini menghadirkan enam puluh sembilan kontestan pria dari seluruh dunia yang bersaing untuk meraih tempat di sembilan besar.
Selain Lee Seung Gi, beberapa bintang Starlight Boys lainnya juga berperan sebagai juri, atau “Guiders”, termasuk Daesung BIGBANG, Choi Youngjoon, Hanhae, Kwon Eun Bi, Hui PENTAGON, Eric THE BOYZ, dan Yoon STAYC.
Pembawa acara atau MC dalam acara Starlight Boys adalah Lee Sung Kyung.

Namun, kontroversi muncul saat salah satu tantangan awal dalam acara tersebut memperlihatkan para trainee harus menari secara terus-menerus mengikuti signal song (lagu utama).
Tantangan ini dimaksudkan untuk mempersempit jumlah peserta, tetapi membuat banyak trainee terlihat kelelahan setelah menari hingga ronde ke-12.
Saat para trainee menunjukkan keletihan, terutama di ronde ke-20, Lee Seung Gi menyatakan bahwa mereka seharusnya belum merasa lelah.
Trainee asal Tiongkok, Sun Yinghao, akhirnya speak up agar tantangan dihentikan, mengatakan, “Kita juga manusia, bukan mesin atau robot.”
Ia menilai bahwa tantangan ini sudah melampaui batas wajar dengan jeda istirahat yang terlalu singkat.

Namun, Lee Seung Gi tetap mempertahankan tantangan tersebut, dengan mengatakan bahwa tujuan latihan ini adalah untuk menguji siapa yang akan “berusaha keras.”
Ia bahkan membandingkannya dengan sebuah konser, di mana penampilan seorang penyanyi harus selalu “bersemangat” untuk memenuhi ekspektasi penonton.
Tidak hanya itu, sejumlah penonton juga menganggap Lee Seung Gi berlaku lebih keras kepada salah satu trainee, yakni Hangyul dari BAE173, dan mengkritik penilaian yang dinilai “lebih agresif” kepada Hangyul dibandingkan trainee lainnya.
Kontroversi ini semakin memicu reaksi publik, terutama setelah sebelumnya Lee Seung Gi sempat menjadi korban ketidakadilan dari agensinya, Hook Entertainment.
Pengalaman ini bahkan melahirkan Undang-Undang Pencegahan Insiden Lee Seung Gi di Korea Selatan, yang melindungi hak-hak selebritas dalam urusan pembayaran dan perlindungan hak-hak pekerja di bawah umur.
Dengan sebagian peserta Starlight Boys yang masih di bawah umur, publik semakin mempertanyakan kebijakan tantangan yang dinilai memaksa para peserta untuk terus tampil meski sudah kelelahan.

“Ini sudah tidak masuk akal. Mereka memaksa para trainee bekerja keras di luar batas ketahanan tubuh mereka hanya demi survival show. Ada peserta yang bahkan nyaris pingsan, tapi dipaksa terus tampil agar tidak dieliminasi!” tulis seorang penggemar di platform X.
Netizen juga mempertanyakan kemampuan Lee Seung Gi sebagai juri dalam program ini, mengingat latar belakangnya yang lebih berfokus pada dunia akting dan bernyanyi solo tanpa tuntutan menari.
Beberapa komentar di media sosial menyuarakan keheranan mereka, seperti, “Siapa sih yang ngide untuk menjadikan dia juri?” dan “Lee Seung Gi kan tidak punya pengalaman menjadi idol. Dia mungkin tidak tahu betapa beratnya harus bernyanyi dan menari bersamaan.”
Netizen juga memberikan komentar terkait juri lainnya, seperti, “Banyak juri yang belum punya banyak pengalaman. Kenapa harus mereka?” dan “Aku tidak mengerti, program ini memilih juri berdasarkan standar apa?”
Reaksi keras dari publik ini mencerminkan ketidakpuasan atas standar tantangan yang diberikan kepada para trainee dan memperlihatkan tuntutan yang lebih tinggi terhadap kompetensi seorang juri.
Bagaimana pendapat kamu soal sikap Lee Seung Gi dan juri yang lain pada acara ini?



