linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Tanggap Perubahan Iklim, Unsera Kolaborasi Internasional dengan Dua Kampus Besar Luar Negeri
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pendidikan > Tanggap Perubahan Iklim, Unsera Kolaborasi Internasional dengan Dua Kampus Besar Luar Negeri
Pendidikan

Tanggap Perubahan Iklim, Unsera Kolaborasi Internasional dengan Dua Kampus Besar Luar Negeri

Andra
27 September 2024
Share
waktu baca 2 menit
Unsera Kolaborasi Internasional
Para Petani di Desa Tirtayasa mengikuti program pelatihan Unsera Kolaborasi Internasional, Jumat 27 September 2024
SHARE

KOTA SERANG, LINIMASSA.ID – Universitas Serang Raya atau Unsera kolaborasi Internasional bersama dua kampus besar luar negeri untuk tanggapi perubahan iklim.

Unsera kolaborasi Internasional dengan dua kampus besar untuk berupaya menemukan inovasi yang dapat melakukan mitigasi perubahan iklim tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia.

Unsera kolaborasi Internasional dengan Hongkong Metropolitan University (HKMU) dan DUKE-Nasional University of Singapore.

Kolaborasi yang dibangun dalam bentuk kegiatan edukasi yang diikuti oleh 22 petani di Desa Tirtayasa, Kabupaten Serang, Jumat 27 September 2024. Kegiatan ini menyoroti langsung dampak heat stroke terhadap petani.

Materi dalam program Unsera Kolaborasi Internasional ini disampaikan oleh Assistant Professor di Hong Kong Metropolitan University, Dr. Sheena Ramazanu dan juga Ms. Nurul Hussain, perwakilan DUKE-NUS Medical School.

Dr. Sheena Ramazanu mengatakan, perubahan Iklim tidak hanya terjadi di satu negara atau kota saja, melainkan di banyak negara di dunia.

“Maka dari itu perlu adanya aksi nyata berskala global agar kita dapat menciptakan cara menghadapinya,” ungkapnya.

Ia agar program ini dapat berkembang pesat dan membawa perubahan bagi kepentingan dunia global melalui memitigasi perubahan iklim ekstrim.

“Ya, saya sangat senang ada program seperti ini kepada masyarakat. Apalagi Tirtayasa ini kan daerahnya jauh untuk jangkau rumah sakit, jadi bisa diberi pertolongan pertama kalau ada rekan yang terkena serangan panas” ungkap Muhidin selaku peserta dari kegiatan pelatihan ini, Jumat, 27 September 2024.

Dalam kolaborasi internasional ini Unsera bersama HKMU dan Duke-NUS menunjukan bukti nyata dalam bentuk pengabdian guna menemukan inovasi yang dapat memitigasi perubahan iklim tidak hanya Indonesia tetapi juga global.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Salah satu petani di Desa Tirtayasa Muhidin menambahkan, dampak perubahan iklim mempengaruhi terlambatnya masa tanam padi, sehingga hasil panen pun berkurang.

“Malah bisa bikin gagal panen karena cuaca enggak nentu,” keluhnya.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

Tambang pasir
Warga Pabuaran Soroti Dugaan Limbah Tambang Pasir di Hulu Bendungan Sindangheula
News
HIV
Temuan HIV di Kota Serang Capai 81 Kasus, Kelompok LSL Terbanyak
News
Gubernur Banten
Cuma Digaji Rp1,7 Juta, Pesapon Meringis Tahu Anggaran Tenaga Ahli Gubernur Banten Rp55,47 miliar
Pemerintahan
Motor
Pinjam Motor untuk Beli Rokok, Pria di Cipocok Jaya Kota Serang Duplikat Kunci lalu Curi Motor Tetangga
News
Ketua DPRD Lebak
Polda Banten Ajukan Penyitaan HP Ketua DPRD Lebak, Buntut Dugaan Penculikan Aktivis
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan