linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Korea Utara di Desak untuk Akhiri Isolasi Diri oleh PBB
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Korea Utara di Desak untuk Akhiri Isolasi Diri oleh PBB
News

Korea Utara di Desak untuk Akhiri Isolasi Diri oleh PBB

Arief 14 Juni 2024
Share
waktu baca 2 menit
Korea Utara
Korea Utara
SHARE

linimassa.id – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak Korea Utara untuk mengakhiri isolasi diri dari dunia luar. Seruan ini muncul di tengah kekhawatiran akan situasi hak asasi manusia di negara tersebut.

Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Turk, menyampaikan hal ini kepada Dewan Keamanan PBB, menyoroti bahwa situasi hak asasi manusia yang genting di Korea Utara turut berkontribusi pada ketidakstabilan regional.

“Saat ini, DPRK (Korea Utara) adalah negara yang tertutup dari dunia luar. Lingkungan yang menyesakkan dan sesak, di mana kehidupan adalah perjuangan sehari-hari tanpa harapan,” kata Turk pada Rabu (12/06/2024).

Ia menambahkan bahwa penindasan terhadap hak kebebasan bergerak menjadi salah satu masalah utama yang memperburuk kondisi di negara tersebut.

“Kami menyaksikan situasi di mana orang-orang tidak bisa lagi pergi bahkan ketika mereka berada dalam keadaan paling putus asa atau dalam bahaya penganiayaan,” ujar Turk.

Turk juga menyoroti penindasan terhadap kebebasan berekspresi, kondisi sosial ekonomi yang buruk, dan kerja paksa sebagai faktor lain yang memperparah situasi.

Ia mengecam penggunaan penahanan sewenang-wenang, penyiksaan, perlakuan buruk, dan tidak adanya pengadilan yang adil di Korea Utara.

Ia turut mencontohkan penghilangan paksa, termasuk warga Korea Selatan dan Jepang, yang telah hilang selama 70 tahun terakhir.

“Yang menyedihkan, kebenaran penuh mengenai nasib orang-orang ini – yang kami perkirakan berjumlah lebih dari 100.000 – masih belum diketahui hingga hari ini,” tuturnya.

Seruan untuk Pertanggungjawaban dan Pembukaan Diri

- Advertisement -
Ad imageAd image

Komisaris itu menuntut pertanggungjawaban atas pelanggaran yang sudah berlangsung lama, serius, dan meluas.

Ia menekankan bahwa lanskap kesengsaraan, penindasan, ketakutan, kelaparan, dan keputusasaan di Korea Utara sangat mengkhawatirkan. (AR)

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
26 November 2025
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

SPPG Karangtanjung
Dapur MBG SPPG Karangtanjung Belum Kantongi Sertifikat Higiene, Operasional Tetap Berjalan
News
Pemkot Serang
Tangani Banjir di Berbagai Wilayah, Pemkot Serang Ajukan Bantuan ke Provinsi dan Pusat
News
Tambang ilegal di Cilegon
Pemprov Banten Tutup Tambang Ilegal di Cilegon, Satgas Petakan Lokasi di Ciwandan dan JLS
News
Rekonstruksi
Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Anak Kader PKS Dilaksanakan Tertutup di BBS 3
News
Huntara Cigobang
Bertahan Menginap di Kantor Bupati, Warga Huntara Cigobang Tuntut Kejelasan Hunian Permanen
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?