linimassa.id – Sayuran satu ini ternyata memiliki nama dari bahasa Belanda yakni boontjes. Ini adalah sejenis polong-polongan yang dapat dimakan dari berbagai kultivar Phaseolus vulgaris.
Buah, biji, dan daunnya dimanfaatkan orang sebagai sayuran. Sayuran ini kaya dengan kandungan protein. Ia dipercaya berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan.
Buncis adalah sayur yang kaya dengan protein dan vitamin ini membantu menurunkan tekanan darah serta mengawal metabolisme gula dalam darah dan amat sesuai dimakan oleh mereka yang mengidap penyakit diabetes atau hipertensi. Kandungan serat dan enzim yang tinggi dapat membantu penurunan berat badan.
Buncis memiliki warna hijau cerah yang mirip dengan kacang panjang. Bedanya, sayuran ini berukuran lebih pendek dan bentuknya agak melebar.
Buncis bisa dikonsumsi secara mentah sebagai lalapan atau diolah menjadi sajian sayur pelengkap saat makan nasi. Nah, ternyata buncis memiliki segudang kandungan nutrisi yang dapat memberikan manfaat untuk kesehatan. Yuk, cari tahu selengkapnya dalam artikel ini.
Manfaat
Berbagai nutrisi dan mineral yang terkandung dalam sayuran ini ternyata dapat membantu mengurangi dan mencegah berbagai kondisi kesehatan.
Penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari Harvard Medical School menemukan bahwa mengonsumsi makanan yang kaya zat besi dapat membantu meningkatkan kesuburan wanita di usia produktif.
Kabar baiknya, buncis adalah salah satu sayuran yang kaya akan zat besi. Jadi, bagi Anda yang ingin cepat hamil, tambahkan buncis ke dalam menu makanan harian Anda untuk mendapatkan manfaat kesehatannya.
Manfaat lain yakni menjaga kesehatan jantung. Sayuran ini tidak mengandung kolesterol sehingga aman dikonsumsi bagi yang sudah terlanjur memiliki kolesterol tinggi.
Kandungan serat di dalam buncis juga bermanfaat dalam membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan kadar kolesterol total. Hal ini tentu baik untuk menjaga kesehatan jantung Anda.
Manfaat buncis lainnya adalah membantu memperkuat tulang. Hal ini karena dalam satu cangkir sayuran ini mengandung 14 mikrogram vitamin K, atau memenuhi sekitar 20% kebutuhan harian Anda akan vitamin tersebut.
Vitamin K berperan untuk mengubah protein dalam tulang, mengoptimalkan penyerapan kalsium, serta mengurangi ekskresi kalsium dari urin. Tak heran jika kekurangan vitamin K sering dihubungkan dengan risiko patah tulang yang lebih tinggi.
Buncis juga memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan bayi di dalam kandungan, karena sayuran ini memiliki kandungan asam folat. Nutrisi dalam buncis ini berperan untuk menjaga kesehatan janin di awal pertumbuhannya.
Bagi yang sedang menjaga pola makan demi menurunkan berat badan, mengonsumsi buncis bisa jadi pilihan yang terbaik. Buncis memiliki kandungan kalori yang rendah. Namun, sayuran ini memiliki kandungan nutrisi lain yang dapat membantu Anda menjaga berat badan, salah satunya serat.
Sayuran hijau ini termasuk dalam golongan makanan yang memiliki kandungan FODMAP rendah, sehingga dapat dinikmati oleh semua orang. Bahkan, buncis juga bisa dikonsumsi oleh Anda yang memiliki riwayat pencernaan kronis.
FODMAP merupakan singkatan dari Fermentable Oligo, Disakarida, Monosakarida, serta Poliol. Berbagai senyawa tersebut merupakan karbohidrat yang tidak mudah dicerna atau dimetabolisme tubuh. Alhasil, bisa menyebabkan berbagai gangguan pencernaan seperti kembung, sakit perut, diare, dan sembelit.
Mengonsumsi makanan yang tinggi FODMAP juga dapat memperburuk kondisi pencernaan seperti sindrom iritasi usus (IBS) dan refluks asam lambung. Oleh sebab itu, dengan mengonsumsi buncis, bisa mendapatkan manfaat dalam menjaga kesehatan pencernaan. (Hilal)



