linimassa.id – – Bagi kamu pengguna TikTok, apakah video tentang melucuti bentuk-bentuk aneh berbenjolan lewat di beranda akunmu? Cek komen, apakah ada yang merasa merinding melihatnya. Apa sebenarnya ini?
Kalau kamu termasuk yang bergidik ngeri melihatnya, bisa jadi menderita trypophobia. Ini adalah salah satu jenis anxiety disorder berupa rasa takut berlebihan atau fobia terhadap pola lubang-lubang.
Ketika melihat pola berlubang, seperti pada sarang lebah, penderita trypophobia akan merasa tidak nyaman, bahkan dapat menimbulkan mual hingga sesak napas.
Rasa takut berlebihan ini tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena itu, trypophobia adalah kondisi yang perlu diatasi dengan tepat.
Apa Itu?
Apabila fobianya sudah cukup parah, trypophobia bahkan dapat mengakibatkan penderitanya mengalami panic attack, seperti sesak napas, otot menegang, jantung berdebar, dan lain-lain.
Trypophobia adalah gangguan mental yang hingga saat ini belum dikenal secara umum dalam dunia medis. Lantaran, trypophobia masih memerlukan penelitian lebih lanjut agar dapat dikategorikan sebagai jenis fobia secara resmi dalam dunia medis.
Penyebab
Secara umum, penyebab trypophobia yang bikin merinding ini belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa orang menganggap trypophobia disebabkan pola pikir penderitanya.
Terkadang penderita trypophobia akan mengingat hal-hal berbahaya dan menjijikan ketika melihat pola berlubang. Hal-hal yang akan diingat oleh penderita trypophobia ketika melihat pola berlubang biasanya kulit hewan beracun (ular kobra atau katak beracun) serta penyakit kulit yang menular (cacar air, kudis, dan lain sebagainya).
Trypophobia juga berisiko dialami oleh seseorang yang mengalami masalah kesehatan mental lain, seperti depresi, gangguan cemas, dan lain sebagainya.
Gejala
Biasanya, gejala trypophobia baru akan muncul apabila penderitanya sedang atau telah melihat pola berlubang pada objek tertentu. Gejala yang mungkin akan dirasakan oleh penderita trypophobia adalah gatal-gatal pada kulit, sesak napas, berkeringat, mual, jantung berdebar, pusing, gelisah, enggan melihat kembali pola berlubang tersebut, merinding saat melihat pola berlubang.
Karena belum dikenal secara resmi dalam dunia medis, belum ada langkah pasti dari diagnosis trypophobia yang dapat dilakukan oleh dokter. Akan tetapi, dokter biasanya akan melakukan wawancara medis kepada pasien diduga trypophobia untuk mengetahui kondisinya secara menyeluruh. Selain itu, dokter juga akan melakukan tes gambar untuk mengamati reaksi pasien ketika melihat pola berlubang.
Cara Mengatasi
Penanganan fobia yang umum dilakukan dalam dunia medis adalah dengan melakukan beberapa tindakan terapi. Cara menghilangkan trypophobia yang dinilai cukup efektif adalah dengan melakukan exposure therapy.
Terapi ekspos atau exposure therapy merupakan tindakan medis yang dilakukan dengan membuat pasien menghadapi ketakutannya secara bertahap. Nantinya, pasien penderita trypophobia akan dihadapkan dengan gambar atau benda yang memiliki pola berlubang dalam exposure therapy ini.
Dengan begitu, pasien jadi lebih terbiasa sehingga akan mengubah respons berlebihannya ketika melihat pola berlubang.
Cognitive behavioral therapy atau CBT juga dapat dilakukan sebagai cara mengatasi trypophobia. CBT ini berfungsi untuk mengubah pola pikir pasien ketika dihadapkan oleh suatu masalah dalam hidupnya, seperti melihat lubang-lubang yang dialami penderita trypophobia. Sehingga tidak merasa jijik dan merinding melihat objek seperti itu.
Apabila menimbulkan gejala yang cukup serius selain merinding, seperti serangan panik, dokter akan meresepkan obat penenang dan antidepresan untuk pasien penderita trypophobia. Namun, cara ini cenderung jarang dilakukan oleh dokter. (Hilal)


