linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: 44 Anak Penyandang Tunarungu di Kota Tangerang Belajar Mengaji di Masjid Raya Al-A’zhom
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Khazanah > 44 Anak Penyandang Tunarungu di Kota Tangerang Belajar Mengaji di Masjid Raya Al-A’zhom
Khazanah

44 Anak Penyandang Tunarungu di Kota Tangerang Belajar Mengaji di Masjid Raya Al-A’zhom

Wivyh
5 Maret 2025
Share
waktu baca 2 menit
Anak Penyandang Tunarungu
Ketua Majelis Taklim Tuli Indonesia sekaligus guru mengaji Rama Syahti, saat mengajari anak penyandang tunarungu di Masjid Raya Al-A'zhom, Kota Tangerang.
SHARE

Tangerang, LINIMASSA.ID – Sebanyak 44 anak penyandang tunarungu di Kota Tangerang mengikuti kegiatan belajar mengaji di Masjid Raya Al-A’zhom Kota Tangerang.

Kota Tangerang sebagai Kota Akhlakul Karimah banyak menghadirkan beragam kegiatan keagamaan yang bermanfaat sepanjang bulan suci Ramadan ini. Salah satunya belajar mengaji. Bahkan di Kota Tangerang memiliki tempat belajar mengaji untuk penyandang tunarungu.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Majelis Taklim Tuli Indonesia sekaligus guru mengaji Rama Syahti. Ia menjelaskan bahwa proses mengajar mengaji untuk anak penyandang tunarungu memiliki metode berbeda. Para murid diperlukan untuk menghafal huruf hijaiyah dengan bahasa isyarat, lalu mulai belajar Iqra dan baru masuk belajar Al-Qur’an.

“Kita ingin ada kesetaraan dari penyandang tunarungu dengan anak anak lainnya untuk bisa mengaji. Maka dari itu kita buka belajar mengaji Al-Qur’an bahasa isyarat ini, selain membuat anak-anak bisa mengaji juga bisa memberikan pahala dan rahmat juga bagi yang mempelajarinya,” kata Rama Syahti.

Dengan 44 siswa anak penyandang tunarungu, kini belajar mengaji bahasa isyarat rutin digelar setiap Selasa dan Kamis. Namun untuk Ramadan hanya diadakan setiap Selasa karena menyesuaikan jadwal yang ada.

Di tempat yang sama, Nina yang merupakan salah satu pengurus belajar mengaji bahasa isyarat menjelaskan, saat ini program mengaji bagi penyandang tunarungu baru membuka bagi anak tunarungu yang ada di Kota Tangerang. “Yang ingin belajar mengaji bahasa isyarat bisa langsung hadir ke Masjid Al-A’zhom dan mendaftar, namun nanti dilihat dari kuota yang ada, apakah masih tersedia atau tidak,” kata Nina.

Nina juga berharap, anak-anak penyandang tunarungu di Kota Tangerang bisa lebih mencintai dan bisa lebih mengenal Al-Qur’an tanpa melihat keterbatasan yang ada.

“Sehingga nantinya Kota Tangerang juga bisa mewujudkan sebagai kota yang Akhlakul Karimah,” tutupnya.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Hotel
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak ke Pariwisata Banten, 70 Persen Booking Hotel Batal
News
Ponpes
Oknum Pimpinan Ponpes di Kramatwatu Dilaporkan ke Polda Banten, Diduga Cabuli Santriwati 14 Tahun
News
ISPA
Kasus ISPA di Banten Tembus 4.498 Saat Gunung Anak Krakatau Erupsi
News
Sawah di Kota Serang
17 Hektare Sawah di Kota Serang Gagal Panen
News
arisan fiktif
Puluhan Warga Lebak-Pandeglang Diduga Jadi Korban Arisan Fiktif, Kerugian Rp2,8 Miliar
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan