SERANG, LINIMASSA.ID – Sebanyak 400 personel Korem 064/Maulana Yusuf dikerahkan untuk melakukan aksi pembersihan di berbagai titik penting Kota Serang melalui Gerakan Banten ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) pada Sabtu, 8 Februari 2026.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia yang menekankan pentingnya penguatan budaya hidup bersih hingga ke daerah.
Dalam pelaksanaannya, Kota Serang menjadi pusat sinergi berbagai unsur dalam mendukung gerakan peduli lingkungan tersebut.
Program Banten ASRI tidak semata-mata berorientasi pada aksi bersih-bersih, tetapi juga bertujuan menumbuhkan kesadaran bersama masyarakat agar menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan secara berkesinambungan.
Karya bakti di Kota Serang tersebut secara resmi dilepas oleh Gubernur Banten dan didukung penuh oleh jajaran TNI.
Di bawah komando Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, ratusan prajurit disebar ke sejumlah kawasan strategis di pusat kota.
Area yang menjadi fokus pembersihan mencakup jalur utama dari Kebon Jahe hingga Simpang BKT atau sekitar RS Kencana. Para prajurit membersihkan bahu jalan, median, saluran air, serta berbagai fasilitas umum yang kerap digunakan masyarakat.
TNI Ikut Bersihkan Kota Serang
Keterlibatan TNI dalam kegiatan pembersihan di Kota Serang ini tidak hanya ditujukan untuk mengatasi persoalan sampah secara sementara.
Melalui Gerakan Banten ASRI, TNI berupaya mendorong perubahan cara pandang masyarakat agar kebersihan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto menegaskan bahwa Gerakan Banten ASRI perlu dijalankan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Gerakan Banten ASRI ini bukan hanya kegiatan bersih-bersih sesaat. Kita ingin membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat,” ujarnya, Senin, 9 Februari 2026.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu memicu partisipasi aktif warga, lembaga pendidikan, hingga pondok pesantren untuk secara mandiri menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.
Menurutnya, jika kesadaran bersama telah terbentuk, maka akan muncul efek berantai yang positif, di mana kebersihan tidak lagi dipandang sebagai tanggung jawab pemerintah semata.
“Ketika kebersihan sudah menjadi kebanggaan bersama, maka lingkungan kota akan terawat dengan sendirinya,” katanya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat, Gerakan Banten ASRI diharapkan dapat mendorong perubahan Kota Serang menuju lingkungan yang lebih sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Gerakan ini menjadi bukti bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni menjaga ruang publik demi masa depan Kota Serang yang lebih baik.



