linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: 1.800 Rumah Tangga di Tangsel BABS di Empang Lele
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Gaya Hidup > 1.800 Rumah Tangga di Tangsel BABS di Empang Lele
Gaya HidupPemerintahan

1.800 Rumah Tangga di Tangsel BABS di Empang Lele

LinimassaNews
7 Maret 2023
Share
waktu baca 2 menit
8DBF76B5 C1CF 4358 9155 D518FFD328AB
Pembuatan septink tank di salah satu rumah warga di Jombang Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Selasa (7/3/2023).
SHARE

linimassa.id – Ribuan rumah tangga di Kota Tangerang Selatan masih buang air besar sembarangan (BABS). Penyebabnya, karena perilaku BABS itu sudah biasa dilakukan sejak kecil.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, saat ini baru terdata ada 1.800 warga yang masih BABS.

“Tersebar hampir semua di wilayah di kecamatan. Setu paling banyak,” kata Benyamin saat melakukan peletakan batu pertama pembuatan septik tank di Jombang Ciputat, Selasa (7/3/2023).

Benyamin menerangkan, ribuan rumah tangga itu sehari-harinya melakukan BABS ke empang hingga kolam lele di belakang rumahnya.

“Selama ini mereka banyak menyalurkan pembuangannya ke empang-empang, kolam lele dan sebagainya,” terang Benyamin.

F4EC4373 BA45 43D2 A281 1506D020EC4E
Pembuatan septink tank di salah satu rumah warga di Jombang Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Selasa (7/3/2023).

Untuk mengentaskan perilaku BABS warganya itu, kini Pemerintah Kota Tangsel mulai membuat septik tank. Targetnya, septik tank dibuat di 1.800 rumah tangga di seluruh Kota Tangsel.

“Tahun ini saya membangun 1.800 titik septik tank untuk membantu menaikan taraf kesehatan kehidupan warga,” ungkapnya.

Septik tank yang dibangun itu, lanjut Benyamin, menghabiskan Rp16-Rp29 juta setiap satu titik. Di dalam tangki septik tank itu, Benyamin menyebut sudah sudah terdapat filter penyaring air tinja sehingga airnya bisa disalurkan ke sumur resapan dalam kondisi bersih.

“Saya berharap masyarakat bisa mengikuti program ini, Pak RT Pak RW dan Pak Lurah silahkan mendaftar agar bisa membangun septik tank ini,” ungkapnya. (mat)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

WNA
756 WNA Urus Surat Keterangan Tempat Tinggal di Kabupaten Serang
News
Buruh di Banten
Buruh di Banten Rentan Terjerat Judol dan Pinjol Ilegal
News
Tambang di Gunung Pinang
ESDM Banten Tegaskan Aktivitas Tambang di Gunung Pinang Tidak Mengantongi Izin
News
Gunung Gedor Kota Serang
Wisata Gunung Gedor Kota Serang Masih Kekurangan Listrik, Air Bersih, dan Fasilitas MCK
News
Sawah di Kabupaten Serang
793,5 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Terdampak Kekeringan, 68 Hektare Gagal Panen
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan